Profil

Begini Strategi Bisnis Beras Ala Alumnus IPB University

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Deni Nurhadiansyah, SP, alumnus Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB University sukses berbisnis. Deni, pendiri CV Sari Bumi Nusantara mampu memproduksi 1.500 ton beras premium per bulan yang tersebar wilayah pemasaran Jawa Madura dan Bali.

Bisnis beras tersebut ia rintis dengan ketidaksengajaan, karena basic usahanya adalah menanam padi khususnya varietas ketan. Di tengah perjalanan ada senior dari IPB University yang minta bantuan dicarikan katul (dedak) untuk pakan ternak.

“Karena diminta bantuan akhirnya saya keliling pabrik-pabrik di sekitar tempat tinggal mencari dedak. Seiring berjalannya waktu, dari mulai belasan sampai puluhan pabrik saya kunjungi. Dari mulai pabrik sederhana sampai dengan pabrik modern. Dari kunjungan-kunjungan seperti inilah saya mendapatkan banyak pengalaman serta ilmu bagaimana membuat beras yang baik,” jelasnya.

Baca juga  Rektor IPB: Lompatan Inovasi Diperlukan Hadapi Krisis

Berdasarkan pengalaman Deni, pilihan profesi sebagai pengusaha adalah pilihan yang riskan. “Sangat mudah sekali tergelincir. Oleh karena itu perlu sekali sikap rendah hati, mau belajar dan tentu saja amanah. Karena bisnis ada naik serta turunnya, maka seringkali yang kita prioritaskan adalah bagaimana menjaga rantai bisnis selalu lancar dibandingkan dengan mengejar margin,” tuturnya.

Menurutnya, kondisi pandemi telah membuat banyak perubahan dalam rantai pasok beras. Ketika industri yang biasanya supply ke pasar, sekarang bisa langsung ke user (konsumen).

“Dalam kondisi seperti ini strateginya adalah menjaga kapasitas produksi sambil mengembangkan pasar yang baru dengan spesifikasi produk sehingga rantai penjualan bisa tetap jalan dan berkembang,” ungkapnya.

Baca juga  Mahasiswa IPB Kembali Terpilih Sebagai Putera Padi Jabar 2020

Dalam wawancaranya, Deni berpesan untuk mahasiswa, “Nanti jika kalian sudah cukup bekalnya, kembalilah ke kampung karena kalian adalah putra terbaik daerah. Sumberdaya manusia terbaik untuk mengembangkan daerah adalah kalian. Dan jangan takut tidak bisa sukses di kampung, karena sejatinya di kampung banyak sekali ruang yang harus diisi oleh manusia-manusia cerdas, berdedikasi serta baik seperti adik adik semua,” tutupnya. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top