Kab. Bogor

Anak-anak di Cigombong Antusias Vaksinasi

BOGOR-KITA.com, CIGOMBONG – Pelaksanaan hari pertama vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di Kecamatan Cigombong direspons positif orang tua siswa. Hal itu terlihat dari banyaknya peserta vaksin.

Sekretaris Kecamatan Cigombong, Asep Achadiat Sudrajat mengapresiasi orang tua murid yang telah mengizinkan anak-anaknya untuk disuntik vaksin.

“Alhamdulilah yang ikut vaksin anak di hari pertama luar biasa banyak, saya apresiasi para orang tua murid,” ujar Asep Achadiat kepada wartawan,

Sebelum pelaksanaan vaksinasi tentunya ada beberapa tahapan yang dilewati sesuai protap suntik vaksin. Selain sosialisasi, ada screening dari tim medis yang menentukan anak tersebut bisa di vaksin atau tidak.

“Kita sangat selektif dalam melakukan vaksinasi, selain izin orang tua, screening penentu akhir anak bisa atau tidak di suntik vaksin,” ungkapnya

Baca juga  Warga Dua Desa di Kecamatan Ciseeng Antusias Ikuti Vaksinasi

Ia menambahkan, pentingnya vaksinasi untuk anak antara lain (1) kelompok usia tersebut harus belajar tatap muka, sehingga beresiko menularkan bagi diri sendiri, sesama siswa, guru, orang tua, dan lansia di rumah, (2) mempertimbangkan kemungkinan rendahnya kepatuhan anak dalam memakai masker, dan proses lainnya, (3) Vaksin aman dan dapat merangsang kekebalan terhadap Covid-19 pada kelompok umur tersebut, (4) kelompok usia ini sudah terbiasa mendapat imunisasi sejak bayi, balita, dan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) di sekolah kelas 1 hingga kelas 5, (5) puskesmas sudah lama berpengalaman melaksanakan program BIAS, dan (6) Konvensi hak anak dan UU Perlindungan Anak menyatakan bahwa anak mempunyai hak yang sama untuk dilindungi dari sakit, cedera, dan berbagai kekerasan.

Baca juga  Pemkab Bogor akan Bangun 5 Park and Ride, Salah Satunya di Jalan Tegar Beriman

Sasaran Vaksinasi Anak hari ini berjumlah 1.382 orang yang berada di sekolah, yaitu SDN Cigombong 01, SDN Cigombong 02, SDN Bojongkiharib, SDN Babakan, SDN Ciburayut 01, dan SDN Sindangsari.
Tempat pelaksanaan vaksinasi di masing-masing sekolah tersebut.

Sementara, Pemerintah Kecamatan melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 masih terus meminta masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) meski telah selesai divaksinasi. Sebab selain vaksin, disiplin penerapan prokes merupakan salah satu cara ampuh untuk mencegah risiko penularan Covid-19.

Adapun prokes yang harus dipatuhi adalah 6M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, serta menghindari makan bersama. []Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top