Kab. Bogor

Ade Yasin: Bersemangatlah Mematuhi PSBB

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Hari ini adalah hari ketiga kita melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Semua kita mengetahui begitu banyak aparat dari Kepolisian, dari TNI, dari Satpol PP, dari Dinas Perhubungan yang berjaga-jaga di sejumlah tempat. Mereka memeriksa semua kendaraan yang keluar atau masuk wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam tiga hari pelaksanaan PSBB banyak warga yang sudah berdisiplin mematuhi PSBB. Tetapi tidak sedikit juga yang masih belum peduli.

Saya berterima kasih kepada warga yang sudah berdisiplin, karena sudah bisa dan berhasil mengubah kebiasaan-kebiasaan lama, dan memulai suatu kebiasaan baru sesuai aturan PSBB.

Kepada yang belum berdisplin, saya berharap besok dan seterusnya mulai berdisiplin, mulai mencoba suatu kebiasaan baru.

Saya bisa mengerti ketika ada yang merasa bahwa penjagaan oleh aparat di sejumlah titik itu seperti menghalangi-halangi. Tetapi cobalah berusaha untuk mengerti, bahwa hal itu lebih demi menghindari warga Kabupaten Bogor terhindar dari virus corona.

Jika situasinya sudah berubah, maka penjagaan oleh aparat di sejumlah titik itu dipastikan tidak akan ada lagi.

Baca juga  Ade Yasin: Kita Memerlukan Birokrasi Berkinerja Tinggi

Dalam kaitan PSBB saya sudah melayangkan surat kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang pada intinya meminta menghentikan untuk sementara operasi kereta api Bogor Jakarta. Mudah-mudahan tanggal 18 April nanti operasi kereta api sudah berhenti untuk sementara.

Saya terus mencari bagaimana cara mengatakan kepada warga agar tinggal di rumah, diam di rumah jika tidak ada keperluan penting.

Saya terus mencari bagaimana cara mengatakannya agar semua warga Kabupaten Bogor mematuhi protokol kesehatan seperti rajin cuci tangan, menjaga jarak, mengunakan masker jika keluar rumah dan lain sebagaimanya.

Semua itu dilakukan karena penularan di Kabupaten Bogor terus terjadi. Kecamatan yang masuk zona merah covid-19 terus bertambah. Pada Selasa, masih 13 kecamatan yang ditetapkan sebagai zona merah. Pada Rabu bertambah menjadi 14 kecamatan.

DKI Jakarta sebagai epicentrum corona di Indonesia sudah melaksanakan PSBB sejak tujuh hari lalu. Tetapi penularan terus terjadi. Jumlah orang tertular baru masih tinggi. Hari Kamis kemarin jumlah orang tertular baru di Jakarta mencapai 196 orang, jauh lebih banyak dibanding jumlah tertular baru sehari sebelumnya sebanyak 139 orang.

Baca juga  Polres Bogor Tolak Izin Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan di  Masjid Az-Zikra

Ini berarti corona ini masih sangat berbahaya. Ini pula salah satu yang membuat saya tak bosan mengingatkan warga agar tinggal di rumah, diam di rumah, dan kalau keluar rumah  patuhi protokol kesehatan.

Sebab, Kabupaten Bogor sangat berdekatan dengan Jakarta. Warga Kabupaten Bogor yang tertular corona dan dirawat di rumah sakit banyak yang tertular karena berinteraksi ke Jakarta.

Karena itu pula, saya mengimbau warga Kabupaten Bogor agar meningkatkan kehati-hatian dengan cara berdisiplin mematuhi PSBB, melaksanakan protokol kesehatan.

PSBB bukan suatu hal yang buruk, PSBB bukan suatu yang negatif, PSBB bukan untuk mengekang. PSBB adalah untuk menjaga kita semua agar tidak tertular corona. Terimalah PSBB sebagai suatu yang baik untuk kita dan karena itu bersemangatlah menjalankannya.

Cibinong, Jumat 17 April 2020

Ade Yasin

Bupati Bogor

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top