Kab. Bogor

Empat Titik Longsor di Jalan Utama Puncak Belum Diperbaiki, Picu Kemacetan

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Empat titik jalan terdampak longsor di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, hingga kini belum diperbaiki. Kondisi tersebut menyebabkan penyempitan badan jalan dan memicu kemacetan, terutama saat akhir pekan.

Lokasi longsor yang berada di bibir jalan utama Puncak itu telah berlangsung selama hampir empat bulan. Hingga kini, sejumlah titik longsor hanya ditutup menggunakan terpal tanpa dilakukan perbaikan permanen.

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari sejumlah tokoh masyarakat di kawasan Puncak. Mereka mempertanyakan langkah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memulihkan kondisi jalan yang terdampak longsor.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari daerah pemilihan (dapil) selatan, Heri Aristandi, meminta dinding penahan jalan yang terdampak longsor segera diperbaiki. Menurutnya, kerusakan tersebut membuat lebar badan jalan tidak maksimal dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

Baca juga  DPRD Jabar Dorong Realisasi Anggaran Rehabilitasi dan Normalisasi Saluran Irigasi Sasak Kali Cibeuteung

“Kalau di akhir pekan, di titik yang berada di depan Rumah Makan Rafles ini menyebabkan kemacetan. Apalagi saat kendaraan besar melintas, pengguna jalan lainnya harus bergantian melintas dan akibatnya macet panjang,” ujar Heri, Minggu (23/8/2026).

Selain titik longsor di depan Rumah Makan Rafles, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, terdapat tiga titik lainnya yang mengalami kondisi serupa di kawasan Puncak, salah satunya tidak jauh dari kawasan Riung Gunung.

“Harusnya kalau di jalan utama dengan intensitas kendaraan yang tinggi disegerakan. Informasinya, ini sudah empat bulan lalu kejadiannya dan hingga kini belum juga ada perbaikan,” ucapnya.

Heri mengatakan, dirinya telah berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor agar persoalan tersebut disampaikan kepada Kementerian PU di tingkat pusat sehingga penanganannya dapat segera dilakukan.

Baca juga  7 Parpol Siap Koalisi Usung Rudy Susmanto di Pilbup Bogor

Sementara itu, Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah Ciawi, Heru Haerudin, belum dapat memastikan kapan perbaikan jalan tersebut dilakukan. Namun, ia mengatakan laporan mengenai longsor di lokasi itu telah disampaikan kepada kementerian terkait.

“Memang belum ada kepastian kapan diperbaiki, tapi kami sudah informasikan dan meminta agar cepat diperbaiki,” kata Heru.

Longsor yang terjadi di dinding jalan utama Puncak pada empat titik tersebut diperkirakan terjadi sejak awal Mei, ketika hujan melanda kawasan Puncak.

Hingga kini, penanganan di lokasi masih sebatas menutup area longsor dengan terpal. Perbaikan permanen terhadap bagian jalan yang terdampak belum dilakukan. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top