Kota Bogor

Dimulai, 17 Agenda Festival Merah Putih 2026 Siap Meriahkan Kota Bogor

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Festival Merah Putih (FMP) kembali hadir dengan sejumlah pembaruan dalam pelaksanaannya. Memasuki tahun ke-11, festival tahunan yang digelar sepanjang Agustus ini tidak hanya mengusung semangat nasionalisme, tetapi juga memperkuat toleransi antarumat beragama, pemberdayaan generasi muda, serta penguatan ekonomi lokal di Kota Bogor.

Dimulainya Festival Merah Putih 2026 ditandai dengan opening ceremony yang digelar di Makorem 061/Suryakencana, Jumat (31/7/2026).

Ketua Panitia Festival Merah Putih 2026, Syahril M. Said, mengatakan penyelenggaraan tahun ini dirancang agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.

“Selain apa yang telah disampaikan oleh Pak Wali Kota tadi, fokus kami pada festival tahun ini adalah bagaimana kita bisa membangun generasi muda dan turut membangun roda ekonomi Kota Bogor agar menjadi lebih baik lagi,” ujar Syahril.

Baca juga  Golkar Berpotensi Raih Dua Kursi DPR RI Dapil Jabar V

Menurutnya, salah satu pembeda Festival Merah Putih 2026 adalah keterlibatan rumah-rumah ibadah dari berbagai agama sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kota Bogor.

“Berbeda dari tahun sebelumnya, untuk tahun ini kami juga ikut memberdayakan dan menggandeng rumah-rumah ibadah yang ada di Kota Bogor,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa Festival Merah Putih tahun ini akan semakin semarak dengan pemasangan 5.000 bendera Merah Putih dan umbul-umbul di berbagai ruas jalan utama Kota Bogor.

“Yang pasti, pada tahun 2026 ini di Festival Merah Putih yang ke-11, kita memasang 5.000 bendera merah putih dan umbul-umbul di sepanjang jalan raya. Bukan hanya yang disiapkan oleh panitia, tetapi kami juga mengimbau agar masyarakat merespons kegiatan ini dengan positif,” kata Dedie.

Baca juga  Tuberkulosis di Masa Pandemi Covid-19

Ia mengajak seluruh warga ikut menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan memasang bendera di lingkungan masing-masing serta berpartisipasi dalam tradisi pengibaran dan penurunan bendera di Tugu Kujang yang kembali digelar setiap hari selama festival berlangsung.

“Kalau masyarakat ingin memasang bendera dan umbul-umbulnya sendiri di lingkungan masing-masing, maka silakan. Yang kedua, laksanakan kegiatan pengibaran bendera. Seperti tahun-tahun sebelumnya, di Tugu Kujang ada prosesi penaikan bendera pukul 07.00 WIB dan penurunan bendera pukul 17.00 WIB,” jelasnya.

Dedie juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, donatur, panitia, dan masyarakat yang terus mendukung keberlangsungan Festival Merah Putih sebagai tradisi tahunan Kota Bogor.

Selama Agustus 2026, masyarakat akan disuguhkan 17 agenda yang meliputi kegiatan sosial, pentas seni budaya, aktivitas kebangsaan, hingga upacara bendera harian di Tugu Kujang yang menjadi ikon perayaan kemerdekaan di Kota Bogor. [] Ricky

Baca juga  Persikabo 1973 Hadapi Persib Sore Ini di Pakansari
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top