Terjadi Lagi, Warga Parungpanjang Meninggal Usai Kecelakaan dengan Truk Tambang
BOGOR-KITA.com, PARUNGPANJANG — Seorang warga Parungpanjang berinisial MR (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan yang melibatkan truk tambang di wilayah Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jumat (8/5/2026).
Korban sempat menjalani perawatan di RSUD Tangerang sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini kembali memunculkan perhatian masyarakat terhadap aktivitas kendaraan tambang yang melintas di kawasan Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin. Warga menilai lalu lintas truk tambang masih menjadi persoalan yang berdampak pada keselamatan pengguna jalan serta kondisi lingkungan.
Ketua GAMPAR, Saeful Anwar, meminta Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap persoalan tersebut.
“Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang terhormat, memang tidak mudah menjadi kepala daerah di wilayah yang persoalannya sudah berlangsung lama. Namun hari ini kembali ada korban. Masalah ini perlu segera dibenahi,” ujar Saeful.
Menurut dia, pemerintah perlu memperkuat pengawasan dan penegakan aturan terkait operasional kendaraan tambang.
Saeful juga menyinggung aturan mengenai lalu lintas dan aktivitas pertambangan yang dinilainya perlu ditegakkan secara konsisten di lapangan.
“Benahi dari hulu ke hilir. Siapkan infrastruktur pendukung, jalur khusus tambang, dan penegakan hukumnya,” katanya.
Ia menegaskan, persoalan tersebut bukan semata terkait aktivitas tambang, melainkan juga menyangkut keselamatan masyarakat. [] Fahry
