Kab. Bogor

DPU Targetkan Penataan Persimpangan Kawasan Puncak Rampung Tahun Ini

BOGOR-KITA.com, BOGOR— Penataan muka simpang jalur alternatif di kawasan Puncak terus dikebut. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor menargetkan proyek tersebut selesai pada tahun ini.

Kepala DPU Kabupaten Bogor, Suryanto, menjelaskan, proses penataan persimpangan sebelumnya telah diawali dengan penertiban bangunan oleh Dinas Perumahan dan Tata Ruang (DPTR) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Penertiban sudah dilakukan secara bertahap. Setelah Lebaran, kami akan melanjutkan kembali,” ujar Suryanto saat dihubungi wartawan belum lama ini.

Ia menambahkan, setelah pembongkaran bangunan terdampak dilakukan oleh DPTR dan Satpol PP, tahapan berikutnya adalah pelebaran muka simpang jalur alternatif.

“Lebar muka simpang masih menunggu detail engineering design (DED),” katanya.

Baca juga  Susuri Ciluar, Dedie Rachim Temui Banyak Potensi Ekonomi

Suryanto menyebutkan, penataan simpang jalur alternatif ditargetkan rampung pada 2026. “Targetnya tahun ini selesai,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pedagang toko kelontong di kawasan Hankam, Desa Leuwimalang, mengaku telah menerima surat pemberitahuan terkait rencana penataan tersebut dari DPTR melalui UPT Tata Bangunan Ciawi.

“Sudah dapat surat, bangunan saya nantinya terdampak penataan,” ujarnya.

Ia mengaku mendukung program pemerintah selama untuk kepentingan umum, dengan catatan nilai ganti rugi sesuai.

“Kalau memang harus dibongkar silakan saja, asalkan harga penggantian tidak merugikan,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah persimpangan sudah mulai ditertibkan. Bangunan tanpa izin di beberapa titik telah dibongkar, termasuk lapak pedagang di Simpang Pasir Angin yang kini tampak bersih dan memiliki lebar jalan yang lebih ideal.

Baca juga  Asisten Ekbang Pemkab Bogor Joko Pitoyo Tutup Usia

Namun, kondisi berbeda masih terlihat di beberapa lokasi lain. Di Simpang Gadog, lebar jalan dinilai belum memadai untuk mendukung mobilitas kendaraan. Hal serupa juga terjadi di Simpang Megamendung yang belum menunjukkan perubahan signifikan.

Adapun di Simpang Kongsi, sekitar Pasar Cisarua, meski lebar muka persimpangan relatif memadai, kemacetan masih kerap terjadi di kawasan tersebut. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top