Kab. Bogor

Kesulitan Sumber Air, Damkar Butuh Waktu 3 Jam Padamkan Kobaran Api di Pabrik Helm Rumpin

BOGOR-KITA.com, RUMPIN – Meskipun sudah mengerahkan 7 mobil pemadam kebakaran dan melibatkan sekitar 40 petugas harus berjibaku selama 3 jam lebih guna melakukan pemadaman api di peristiwa kebakaran pabrik helm di Rumpin.

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar jam 09.30 WIB tersebut baru dapat dikendalikan sekitar pukul 12.30 WIB. Keterangan yang didapat, proses pemadaman agak lama karena banyaknya bahan material mudah terbakar dan tidak adanya sunber air di sekitar lokasi.

“Ada sekitar 3 titik lokasi api yang menyala dan 4 buah bangunan yang menjadi obyek terbakar. Proses pemadaman terkendala oleh banyak bahan material mudah terbakar serta kesulitan sumber air,” ungkap Dade Fahrudin, Komandan Sektor Damkar Parungpanjang.

Baca juga  Disdukcapil Kabupaten Bogor Beri Layanan Adminduk bagi Korban Bencana

Ia menjelaskan, proses pemadaman api ini dilakukan oleh 7 mobil damkar dari sektor Parungpanjang, Leuwiliang, Parung dan juga dibantu oleh petugas BPBD dari Tanggerang.

Penanganan peristiwa kebakaran pabrik helm di Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin ini dpantau oleh Kepala Dinas Damkar dan Penyelematan Kabupaten Bogor Yudi Santosa yang turun langsung ke lokasi peristiwa kebakaran tersebut.

Yudi mengatakan bahwa saat ini kondisi di lokasi kebakaran secara umum sudah dapat dinetralisir meskipun ada beberapa titik api yang masih harus dipadamkan sebab banyak bahan – bahan yang mudah terbakar.

“Sejumlah titik api sudah berhasil dilakukan pemadaman dan masih proses pendinginan. Tapi ada pula titik api yang perlu pemadaman karena banyak bahan mudah terbakar seperti cairan thiner dan cat,” ungkapnya.

Baca juga  Ade Yasin Dampingi Ulama dan Pimpinan Ponpes Jabar Silaturahmi dengan Jokowi

Yudi mengimbau agar kewaspadaan serta kesiagaan dalam hal penanganan kebakaran dapat dilakukan semua pihak sehinnga dapat mencegah dampak kebakaran lebih parah.

“Terlebih lagi di perusahaan – perusahaan yang seperti ini. Karena jika semua pihak dapat siaga maka potensi dampak kebakaran dapat di minimalisir,” imbuhnya.

Keterangan yang dihimpun, hampir 90 persen aset pabrik helm hangus terbakar dan tidak ada korban luka ataupun jiwa. Petugas masih melakukan penanganan lanjutan dan masih menyelidiki sumber api penyebab kebakaran. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top