Kota Bogor

2021, Pemkot Bogor Targetkan UHC 95 Persen

Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah

BOGOR-KITA.com, BOGOR –  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah berharap Universal Health Coverage (UHC) Kota Bogor di Tahun 2021 meningkat menjadi 95 persen.

Hal ini diungkapkan Syarifah saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Kota Bogor secara daring di ruang kerjanya di Balai Kota Bogor, Selasa (8/12/2020).

“Tahun 2021 UHC Kota Bogor diharapkan meningkat menjadi 95 persen. Untuk itu dibutuhkan kerja sama semua dan harapan ini bisa dioptimalkan mengingat sudah terbentuknya tim percepatan UHC, yang diperlukan hanya tinggal diaktifkan lagi,” kata Sekda yang didampingi perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.

Rakor rekonsiliasi Semester II Tahun 2020 ini bertujuan sebagai evaluasi tahun 2020 dan menentukan target di tahun 2021.

Baca juga  Rapat dengan 10 Anggota DPR RI, Ade Yasin Beberkan Kondisi Existing Jalur Puncak 2

Syarifah Sofiah menambahkan, berdasarkan data UHC, Kota Bogor sudah mencapai 91,10 persen dari 1,05 juta penduduk Kota Bogor.

Dari data tersebut, masih ada 94.070 jiwa yang menjadi cakupan. Selain menambah cakupan, Sekda juga berharap harus dibarengi dengan proses verifikasi dan validasi data yang ada.

Menurut Syarifah, melalui tim percepatan UHC, selain ada penambahan kapasitas coverage data, juga dilakukan cleansing data secara terus menerus mengingat dinamika kependudukan cukup tinggi.

Terlebih, tantangan yang ada, khususnya di era pandemi covid-19 ini adalah, banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya, juga masih adanya pendataan yang kurang normal.

“Sosialisasi yang terus menerus dan pengaktifan penerima bantuan iuran atau PBI APBN serta yang lainnya akan meningkatkan UHC Kota Bogor,” kata Syarifah.

Baca juga  Gerakan Peduli Insan Perbankan, CIMB Niaga Gelar Vaksinasi Massal di Kota Bandung

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Bogor, Fahrurozi berharap jumlah kepesertaan bertambah dari jumlah yang ada saat ini, sehingga UHC yang ingin dicapai dapat terlaksana di tahun 2021.

“Diharapkan ada perubahan-perubahan dan terkait data yang tersedia sudah update, ini juga membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk mengisi kekosongan peserta melalui peserta-peserta yang belum terdaftar,” ujar Fahrurozi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto menjelaskan, pihaknya telah menyediakan aplikasi sitanduk wilayah yang akan membantu updating data kependudukan, khususnya dalam rangka mendukung peningkatan target UHC Kota Bogor di Tahun 2021. [] Hari/Prokompim

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top