Kab. Bogor

UMKM di Kecamatan Kemang Ekspor Olahan Lidah Buaya ke 6 Negara

Jamal (kanan) bersama Bupati Bogor Ade Yasin/ Foto sebelum pandemi

BOGOR-KITA.com, KEMANG – Hingga saat ini, ada enam negara di wilayah Timur Tengah yang rutin menerima ekspor lidah buaya dari kami. Sebetulnya banyak negara lain yang memesan, tapi kuota produksi kami tidak mencukupi.

Hal itu dikemukakan Ujang Jamaludin, seorang pelaku UMKM yang juga petani lidah buaya di Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/1/2021).

Selain telah sukses menanam dan merawat tanaman aloevera jenis sendensis, pria berusia 61 tahun ini juga telah berhasil memasarkan produk tanamannya tersebut ke beberapa pasar swalayan dalam negeri. Bahkan, penjualan tanaman lidah buaya hasil budidayanya telah menembus pasar internasional.

Selain itu, Jamal juga telah sukses membuat produk olahan berbahan dasar lidah buaya menjadi produk bermacam jenis makanan, minuman, obat – obatan dengan diberi label JAVERA. Ragam jenis produk itu diantaranya sabun mandi, minyak lulur, permen, jelly, minuman ringan, sistik bahkan akan segera dibuat produk olahan baru yaitu baso dan siomay lidah budaya.

Baca juga  Cuaca Ekstrem, Produsen Ikan Asap Ciburayut Kesulitan Bahan Baku

“Sebagian besar produk sudah ada di pasaran dan telah ada sertifikat halal MUI dan izin edar dari BPOM. Saya sudah enam tahun menggeluti usaha budidaya tanaman lidah buaya. Sebagai pelaku UMKM, kami juga sudah ikuti berbagai pelatihan dan pameran di sejumlah tempat baik di Jakarta, Bogor dan lainnya,” tukas Jamal. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top