Nasional

Tim KKN-T IPB University di Medan Kota 02 Mengajak Masyarakat Mengembangkan Usaha Keluarga

Dr Megawati Simanjuntak

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pandemi COVID-19 memberikan dampak negatif yang cukup besar bagi pelaku usaha baik besar, menengah, kecil maupun masyarakat pada umumnya. Fenomena ini mengakibatkan banyak pengusaha mengalami kerugian dan akhirnya gulung tikar.

Menyikapi masalah ini, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) IPB University di Kota Medan 02 mengajak masyarakat untuk dapat memulai wirausaha dalam meningkatkan perekonomian rakyat melalui webinar “Rakyat Berwirausaha,” Sabtu (24/7/2021).  Kegiatan ini dilakukan secara daring dengan diikuti oleh mitra KKN-T di Kelurahan Kota Matsum IV, tenaga pendidikan, mahasiswa dan masyarakat umum yang sudah memiliki usaha, yang baru merintis usaha, ataupun yang belum memulai usaha.

Webinar ini menghadirkan narasumber yang sangat menginspirasi yaitu Dr Megawati Simanjuntak, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen. Pada kesempatan ini, dosen IPB University itu menjelaskan bahwa dalam merintis suatu usaha, ada  tahapan yang harus dipersiapkan seperti penentuan ide usaha, modal, promosi, dan monitoring evaluasi dalam pelaksanaannya.

Baca juga  Kota Bogor Tak Lagi Zona Merah, Masih Dapat 2 Catatan Buruk

Selain itu, kata Dr Mega, teknik pemasaran juga harus diperhatikan agar wirausaha dapat berkembang dan bersaing di pasaran. Ia pun menyebut, digitalisasi juga berperan penting dalam berwirausaha sehingga dapat menjadi solusi bagi para wirausahawan ataupun bagi para pelajar maupun pekerja yang ingin menambah pendapatan melalui wirausaha.

“Jangan takut untuk memulai suatu usaha. Keadaan pasar dengan harga jual yang lebih murah merupakan tantangan bagi kita yang baru ingin memulai usaha,” ujar Dr Megawati Simanjuntak, dosen IPB University dari Fakultas Ekologi Manusia.

Lebih lanjut, ia menerangkan, strategi untuk pemula yaitu harus dapat membangun kepercayaan konsumen dengan menghadirkan kualitas yang baik pada produk yang dijual.

Baca juga  Pengembang Merdesa Apps Pemeluk Hindu Taat Ini Mengkoordinir Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan

Kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari salah satu Ministry of Education Malaysia yang juga menjadi dosen universitas di Johor, Malaysia, yaitu Dr Khusairi bin Fadzal. Ia turut memberikan apresiasi yang luar biasa pada kegiatan ini dan dapat memberikan insight kepada masyarakat untuk memulai usaha dari rumah.

Setelah kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mengetahui strategi untuk merintis usaha maupun mengembangkan usaha agar dapat berjalan, berkembang dan bertahan di masa pandemi. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top