Terkait Calon Wakil Bupati, Koalisi Kerahmatan Diminta Indahkan Fatsun Politik

TB Massa Djafar

BOGOR-KITA.com – Koalisi Kerahmatan yang mengusung dan memenangkan pasangan Rachmat Yasin- Nurhayanti pada Pilkada 2013 lalu, diminta menghormati fatsun politik terkait calon wakil bupati yang belum juga diusulkan sampai sekarang.

Hal ini dikemukakan pengamat politik yang juga Sekretaris Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional (FISIP – UNAS), Jakarta, Dr TB Massa Djafar kepada BOGOR-KITA.com, Rabu (8/4/2015).

TB Massa menegaskan, demokrasi punya aturan, democracy by the law, demokrasi itu berjalan diatas landasan hukum, demikian juga politik selalu dikelola di atas aturan main. “Bahkan di atas aturan main itu ada yang namanya etika atau fatsun politik. Dalam kontek pengajuan nama wakil bupati yang belum juga diserahkan oleh Koalisi Kerahmatan, tidak hanya mengabaikan aturan main tetapi juga tidak mengindahkan fatsun politik, apapun alasannya,” tegas TB Massa yang mantan aktivis HMI.

TB Massa menambahkan, proses yang  bertele-tele dalam pengajuan nama wakil bupati itu termasuk pelanggaran terhadap etika pemerintahan dan juga merugikan kepentingan publik. “Fenomena politik ini mengisyaratkan bahwa koalisi parpol pengusung lebih mengedepan kepentingannya sendiri-sendiri. Tidak bisa disangkal pula transaksional politik sedang bekerja dalam relasi kekuasaan parpol koalisi itu. Jika gejala itu yang terjadi, maka praktik politik semakin jauh dari substansi dan budaya demokrasi yang sehat,” tandas TB . Massa. (Bertele-tele, Baca: http://bogor-kita.com/index.php/beritakabupatenbogor/1301-bertele-tele-pengajuan-calon-wakil-bupati-bogor-jadi-sorotan-pengamat-nasional

[] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *