Sopir Agra Mas Mogok, Ribuan Penumpang Terlantar

Sopir Agra Mas mogok

BOGOR-KITA.com – Ribuan calon penumpang bus di Terminal Baranangsiang terlantar akibat aksi mogok kerja para awak PO Bus Agra Mas, Senin (17/11) pagi. Ratusan awak bus Agra Mas di wilayah Jabodetabek melakukan aksi mogok sejak pukul 05:00 WIB sampai pukul 08:00 WIB, namun setelah melakukan negosiasi di internal PO Agra Mas, situasi normal, penumpang kembali diangkut seperti biasanya.

Salah seorang sopir Bus Agra Mas jurusan Bogor-Lebak Bulus bernopol F 7725 AA, Sony (58) mengatakan, aksi mogok kerja yang dilakukan seluruh awak karena adanya kebijakan yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. “Ada permasalahan di internal terkait kebijakan perusahaan, seperti uang makan dan uang jalan selama ini tekor. Karena itu sopir dan awak mendemo perusahaan,” ungkapnya.

Sony menyebutkan, ada bebarapa hal yang menjadi tuntutan sopir, di antaranya, uang jalan dipenuhi sesuai dengan jam kerja dan jarak tempuh. “Kondektur kami sehari tekornya sampai Rp160 ribu, sedangkan dikasih uang jalannya sangat ngepas. Kita selalu jadi korban, perusahaan tidak mengerti kondisi kami,” jelasnya.

Baca juga  Pemdaprov Jabar Dukung Penilaian Korsupgah sebagai Komitmen Pencegahan Korupsi

Sementara itu, Kabag Ops Polres Bogor Kota, AKP Sahroni mengatakan, situasi sudah aman terkendali dan para bus Agra Mas kembali beroperasi sejak pukul 08:00 WIB. Selama para supir mogok kerja, para penumpang diangkut menggunakan bus dinas Polres Bogor Kota dan bus dari PO Lorena.

“Mogok para awak bus Agra Mas ini dilakukan di seluruh wilayah Jabodetabek. Kebetulan di terminal Baranangsiang tampak mendominasi karena memiliki lima trayek. Kami sudah mengantisipasinya dengan mengangkut para penumpang menggunakan bus dinas Polres Bogor Kota dan bus PO Lorena. Sumber penyebab mogok kerja ini ada permasalahan di internal manajemen dan operator,” tandasnya. [] Harian PAKAR/Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *