Nasional

Sistem Pengendalian Manajemen Pada PT. Bank Sinarmas Tbk

Nama : Sartika Afriani

NIM: 201011201234

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Akuntansi S1, Universitas Pamulang

Profil Dan Sejarah Singkat Perusahaan

Perusahaan PT. Bank Sinarmas Tbk. Adalah perusahaan yang bergerak dalam sektor finansial yang lebih tepat nya dalam sub sektor perbankan yang berstatus sebagai Bank Devisa yang berdiri pada tanggal 18 Agustus 1989 yang kini memiliki 68 Kantor Cabang, 191 Kantor Cabang Pembantu, 64 Kantor Fungsional Operasional, 11 Kantor Fungsional UMK, 31 Kantor Cabang Syariah, dan 10 Kantor Cabang Pembantu Syariah. Lokasi kantor pusat Sinar Mas Land Plaza Tower I, Lantai 1 dan 2  Jl. MH. Thamrin Kav. 51, Jakarta 10350 dengan Telp. (+62 21) 3199 0101 dan fax. (+62 21) 3199 040.

Perusahaan PT. Bank Sinarmas TBK. Memiliki produk atau layanan jasa antara lain simpanan, Reksadana, Layanan Investasi Reksadana, Bancassurance, penjaminan, kartu kredit, Layanan Digital melalui web perusahaan, pinjaman, ekspor impor, traesury, simpanan, pembiayaan dan Bancassurance.

PT Bank Sinarmas Tbk., selanjutnya disebut Bank Sinarmas atau Bank, didirikan pada 18 Agustus 1989 dengan nama PT Bank Shinta Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perbankan.

Pada awal perjalanan bisnis tersebut, Bank secara bertahap melakukan pengembangan bisnis dengan memperoleh status sebagai Bank Persepsi dan Bank Umum Devisa, serta memperkuat posisi keuangan dengan meningkatkan modal disetor menjadi Rp50 miliar. Setelah lebih dari 1 dekade menjalankan bisnis, PT Sinarmas Multiartha Tbk, perusahaan financial services yang berada di bawah kelompok usaha Sinarmas, mengambil alih 21% saham PT Bank Shinta Indonesia yang kemudian disusul dengan perubahan logo dan nama Bank menjadi PT. Bank Sinarmas.

Baca juga  KolaborAksi BAZNAS BAZIS DKI Bersama Dompet Dhuafa, Hadirkan Solusi Penanganan Kemiskinan Kota

Perubahan Pemegang Saham Mayoritas ini berdampak positif pada perkembangkan bisnis, di mana secara bertahap Bank memperluas jangkauan bisnis dengan mendirikan beberapa kantor cabang di beberapa kota di Indonesia. Selain itu, Bank kembali melakukan pengembangan bisnis dengan memperoleh izin menjalankan Unit Usaha Syariah (UUS), yang selanjutnya disusul dengan aksi korporasi berupa penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada 13 Desember 2010.

Akan tetapi, dalam rangka menciptakan industri perbankan syariah nasional yang stabil dan berdaya saing, Bank melakukan spin off atas UUS menjadi Badan Usaha Syariah yang diberi nama PT Bank Nano Syariah. Langkah ini dilakukan Bank bersama-sama dengan perusahaan di dalam kelompok usaha Sinarmas, yakni PT Sinar Mas Multiartha Tbk dan PT Asuransi Sinar Mas.

Visi, Misi, Dan Tujuan Perusahaan

Visi

  • Menjadi Bank terkemuka di Indonesia dengan jaringan distribusi yang terintegrasi dan layanan yang prima
  • Menjadi Payment & Transaction Bank dengan jaringan distribusi terlengkap dan terintegrasi.
Baca juga  Presiden Jokowi Siap Jembatani Komunikasi Presiden Zelenskyy dengan Presiden Putin

Misi

  • Membangun layanan keuangan yang prima guna memenuhi kebutuhan finansial masyarakat;
  • Meningkatkan kemampuan teknologi informasi dan sumber daya manusia dalam rangka memberikan layanan melalui payment system yang lengkap; dan
  • Membudayakan sistem manajemen risiko sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan good corporate government (GCG)

Tujuan

  • Menjamin semua kegiatan usaha Bank telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik ketentuan yang dikeluarkan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan maupun kebijakan, ketentuan dan peraturan internal yang ditetapkan oleh Bank.
  • Menjamin tersedianya laporan yang lengkap, akurat, tepat guna dan tepat waktu yang diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menggunakan aset dan sumber daya lainnya dalam rangka melindungi Bank dari risiko kerugian.
  • Mengidentifikasi kelemahan dan menilai penyimpangan secara dini serta menilai kembali kewajaran kebijakan dan prosedur yang ada di bank secara berkesinambungan

Tata nilai perusahaan yang ditetapkan yaitu perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan berkelanjutan.

Struktur organisasi

  • Dewan komisaris
  • Dewan direksi
  • Dewan pengawas syariah
  • Penjabat eksekutif

Penganggaran dan keuangan perusahaan

  • Penganggaran perusahaan yaitu Kegiatan usaha Bank Sinarmas bergerak di bidang perbankan, sesuai Anggaran Dasar sesuai dengan laporan tahunan dan sustainability report PT. bank sinarmas Tbk.
  • Keuangan Perusahaan yaitu Pada tahun 2023, Bank Sinarmas mencatatkan pencapaian yang patut diapresiasi di tengah dinamika ekonomi yang berubah-ubah. Meskipun menghadapi tantangan, Bank berhasil meningkatkan pendapatan bunga bersih menjadi Rp2,62 triliun, tumbuh 3,58% dari tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp2,53 triliun. Pendapatan operasional lainnya juga tercatat meningkat 7,79% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp3,55 triliun
Baca juga  Guru Besar IPB University: Membimbing Mahasiswa Perlu Seni Tersendiri

Perencanan strategi dan operasional perusahaan

  • Perencanan strategi Bank Sinarmas selalu senantiasa mengamati dinamika pasar dan kebutuhan masyarakat sehingga mampu mempersiapkan strategi usaha yang matang dan tepat sasaran.
  • Perencanaan operasional perusahaan yaitu bank menyusun, mengambarkan, dan menyampaikan rencana sesuai dengan visi dan misi bank

Pelaksanaan dan pengukuran kinerja perusahaan

  • Pelaksanaan kinerja perusahaan yaitu bank melakukan Sistem pengendalian intern secara menyeluruh dan memadai sesuai dengan tujuan, ukuran, kompleksitas usaha, dan risiko yang dihadapi.
  • Pengukuran kinerja Bank dilakukan dengan melakukan monitoring secara berkala melalui laporan-laporan yang ditujukan kepada Direksi serta kantor cabang/unit kerja terkait.

Pengawasan dan evaluasi kinerja perusahaan

  • Pengawasan kinerja perusahaan

Dewan Komisaris Bank Sinarmas memiliki peran yang penting dalam pengawasan dan pembinaan terhadap perumusan serta implementasi strategi Bank.

  • Evaluasi kinerja perusahaan yaitu hasil evaluasi kinerja terhadap Dewan Komisaris dan Direksi kemudian disampaikan kepada Pemegang Saham melalui mekanisme RUPS dalam bentuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan Laporan Direksi Bank.
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top