Setahun Bima-Usmar, HMI MPO Demo, Kecewa Realisasi 6 Progam Prioritas

Demo HMI MPO di Balaikota Bogor

BOGOR-KITA.com –  Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) menggelar demo ke Balaikota Bogor, Selasa (7/4/2015), bertepatan setahun Bima Arya Sugiarto dan Usmar Hariman memimpin Kota Bogor sebagai walikota dan wakil walikota.

Dalam orasinya, HMI MPO menyatakan kecewa dengan kepemimpinan Bima – Usmar, karena enam program prioritas yan diluncurkan sebelumnya itdak terealisasi.

"Kami menuntut apa yang sudah menjadi program prioritas pembangunan yang telah menjadi bagian dari RPJMD Kota Bogor 2015-2019," ujar Ketua Umum HMI-MPO, Asep Kurnia.

Asep Kurnia kemudian menyebut enam program prioritas yang dimaksud, yakni penataan transportasi dan angkutan umum, penataan pelayanan persampahan dan kebersihan, penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima, penataan ruang publik, pedestrian, taman dan ruang terbuka hijau, tranformasi budaya dan reformasi birokrasi dan penanggulangan kemiskinan.

"Realisasi enam program prioritas Bima-Usmar ini masih jauh dari harapan masyarakat Kota Bogor dan ini menjadi sebuah pertanyaan besar," katanya.

Mereka menilai, Bima-Usmar belum memberikan kontribusi bagi Kota Bogor yang lebih baik. Nyatanya, permasalahan yang ada terus bertambah, seperti kemacetan di mana-mana, penataan angkutan umum yang semakin hari semakin semrawut, pembangunan hotel di mana-mana dengan izin yang tidak jelas dan lain sebagainya.

Ini bukti bahwa dalam kurun satu tahun Bima-Usmar memimpin Kota Bogor belum bisa dan belum terbukti membuat Kota Bogo berkembang lebih baik. Contoh kecil Hotel Amaroossa yang tidak jelas jawabannya, Hotel Whiz perizinannya dibekukan dan hal lainnya. “Kami mendesak Bima Usmar realisasikan program yang bersifat kerakyatan. ika tidak mampu menuntaskan permasalahan Kota Bogor silakan secara gentlemen mengundurkan diri,” kata Asep. [] Erik



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *