Sekda Kabupaten Bogor Kembali Tinjau Bakal Jalan Alternatif di Wilayah Utara Puncak

Sekda Kabupaten Bogor Kembali Tinjau Bakal Jalan Alternatif di Wilayah Utara Puncak

BOGOR-KITA.com – Guna mengoptimalisasi jalan alternatif dalam rangka mengurai kemacetan di jalur Puncak, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar kembali melakukan peninjauan di wilayah selatan mulai dari Megamendung-Cilember lalu keluar di Puncak Pas, Sabtu (21/1/2017). Peninjauan ini merupakan lanjutan dari peninjauan jalan alternatif Cibereum-Citeko yang juga dilakukan Adang, satu minggu yang lalu.

Adang mengatakan, bahwa jalur utara ini merupakan salah satu dari 2 opsi yang memungkinkan untuk dibangun jalur alternatif guna mengurai kemacetan yang terjadi di wilayah puncak. Selain itu Adang menilai bahwa jalur utara ini lebih memungkinkan untuk dibangun dikarenakan hampir seluruh jalan yang nantinya akan dibangun mereupakan jalan pemkab dan jalan desa.

“Jalur utara ini lebih memungkinkan untuk menjadi jalur alternatif puncak. Jalan-jalan yang kita lewati tadi banyak
yang merupakan jalan yang kewenangannya merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Bogor dan pemerintah desa. Selain itu juga ada jalan eks provinsi. Tinggal kita lihat dan nantinya tentu kita kaji, apakah jalur ini layak untuk dijadikan jalur alternatif,” ujar Adang

Adang juga mengatakan bahwa Bupati Bogor Hj. Nurhayanti menegaskan agar di tahun 2018, kebutuhan yang mendesak terkait pembangunan jalan alternatif ini harus segera diusulkan dan diprioritaskan, karena Pemerintah Kabupaten Bogor ingin penderitaan yang dirasakan warga di sekitar wilayah Puncak atas kemacetan yang terjadi, segera berakhir.

“Saya sudah sampaikan kepada bupati hasil dari peninjauan di beberapa lokasi yang menjadi jalan alternatif. Beliau ingin concern pada tahun 2018 nanti adalah pembangunan jalan alternatif ini. Beberapa waktu lalu saya sudah menggelar rapat dengan SKPD – SKPD terkait agar segera menginventarisir jalur selatan dan tentunya juga jalur utara ini, mudah-mudahan akhir bulan ini sudah selesai. Pemerintah Kabupaten ingin kemacetan parah yang terjadi di puncak ini segera ada solusinya,” terang Adang. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *