Kab. Bogor

Sejumlah Warga Tolak Rencana Pembangunan RPH di Kampung Babakan, Pondok Udik

Proses pemagaran lahan yang disebut sebut rencanya akan dibangun menjadi tempat usaha Rumah Pemotongan Hewan (RPH).
Proses pemagaran lahan yang disebut sebut rencananya akan dibangun menjadi tempat usaha Rumah Pemotongan Hewan (RPH)

BOGOR-KITA.com, KEMANG – Beberapa warga masyarakat di Kampung Babakan RT 1 RW 4 Desa Pondok Udik Kecamatan Kemang menolak rencana pembangunan rumah potong hewan (RPH) di wilayah tersebut.

“Kami warga, menolak rencana pembangunan RPH tersebut karena khawatir akan adanya pencemaran polusi udara maupun air akibat usaha tersebut,” ujar NS (41) seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jum’at (16/4/2021).

Adanya penolakan warga diperkuat keterangan dari Asep Mulyadi, seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Kemang. Menurut pria yang akrab disapa Kang Tagor ini, pihaknya telah membuat surat pernyataan penolakan yang ditujukan ke Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor.

“Iya sejumlah warga menolak. Kami sudah buat surat penolakan ke DPMPTSP berikut lengkap dengan sejumlah tandatangan warga dan alasan – alasan kuat dari penolakan masyarakat soal pembangunan RPH tetsebut,” papar Tagor.

Baca juga  Pilkades, 6.197 Masyarakat Desa Pondok Udik Gunakan Hak Pilih

Ketua BPD Pondok Udik, Dodih Iskandar yang dihubungi media ini, mengaku tidak tahu menahu soal adanya rencana pembangunan RPH tersebut, termasuk soal adanya penolakan warga.

“Saya tidak tahu, karena memang dari awal tidak pernah dilibatkan atau (ada) tembusan. Jadi saya no comment,” ucap Ozon, sapaannya.

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Desa Pondok Udik M Sutisna mengungkapkan bahwa, pembangunan RPH itu baru sebatas rencana dan jika saat ini ada kegiatan pemagaran lahan itu adalah hak pemilik tanah sebagai pengamanan aset lahan pribadinya.

“Memang ke depan pemilik lahan mau buat usaha RPH, cuma baru dapat persetujuan warga dan belum mengurus ke perizinan (DPMPTSP). Pemilik lahan tersebut adalah warga pribumi Desa Pondok Udik yang mau bikin usaha dan tanahnya milik dia sendiri (pribadi),” tandasnya. [] Fahry

Baca juga  Pemuda Pondok Udik Gandeng Rumah Zakat Indonesia Gelar Pengobatan Gratis
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!