Kota Bogor

R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena, Wali Kota Bogor Kelima yang jadi Nama Jalan

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto meresmikan jalan R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena. Jalan tersebut sebelumnya bernama Jalan Ciheuleut
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto meresmikan jalan R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena. Jalan tersebut sebelumnya bernama Jalan Ciheuleut

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto meresmikan jalan R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena. Jalan tersebut sebelumnya bernama Jalan Ciheuleut.

R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena adalah Wali Kota Bogor kelima yang menjabat pada tahun 1952 hingga 1956.

Bima Arya mengatakan, diabadikannya nama R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena menjadi nama jalan merupakan apresiasi atas jasa dan dedikasinya kepada Kota Bogor.

“R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena adalah Wali Kota Bogor kelima, pernah juga menjadi Wali Kota Sukabumi, menjadi birokrat yang berpengalaman karena pendidikannya juga sekolah abdi negara, pernah menjadi camat, jadi wakil jaksa dan juga ikut mendirikan universitas Ibnu Khaldun, jadi beliau banyak kontribusinya untuk Kota Bogor,” ucap Bima Arya usai meresmikan jalan R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa (16/11/2021).

Penghargaan ini, lanjut Bima bukan saja penghargaan dan penghormatan bagi seluruh keluarga dan keturunan R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena, tetapi menjadi monumen pembelajaran bagi generasi muda.

Dengan demikian, dirinya berharap anak anak muda setiap melewati jalan ini membaca nama jalan ini akan timbul keingin tahuannya, akan timbul haus pengetahuannya tentang sosok R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena, yang terus dipelajari, dipelajari kiprahnya, dipelajari sepak terjangnya, diteladani kepemimpinannya.

“Sehingga pada saatnya nanti semua anak muda akan bercita-cita sebagai Wali Kota tidak hanya menjadi youtuber, tidak hanya menjadi sosialita selebgram, tetapi Wali Kota menjadi cita-cita dari anak muda karena sosok R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena,” paparnya.

Bima menyadari, bahwa saat ini pihaknya memiliki keterbatasan tentang sejarah para pemimpin Kota Bogor terdahulu. Untuk itu kata Bima pihaknya akan membangun museum Kota Bogor di gedung Blenong yang di dalamnya akan memiliki catatan, dokumentasi kiprah perjuangan para Wali Kota-Wali Kota terdahulu.

“Sekarang sedang bekerja untuk mengumpulkan data melalui pihak keluarga, melalui dokumentasi,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena, Tomi Hadi mengucapkan terima kasih kepada kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah memberikan penghargaan dengan menjadikan nama R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena menjadi nama sebuah jalan di Kota Bogor.

“Terima kasih sekali kepada Wali Kota Bogor dan jajarannya atas dijadinkannya nama jalan ini menjadi nama R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena. Kami jadi ingat kembali keberadaan aki yang selama ini membimbing kita,” ujar Tomi.

Sosok R.H. Soelaeman A. Kartadjoemena di mata keluarga adalah sosok yang pasih berbasa asing sangat mengutamakan pendidikan. Terlihat dimana beliau menjadi salah satu pendiri Universitas Ibnu Khaldun.

“Yang bisa diteladani dari aki banyak sekali salah satunya solat lima waktu yang tepat waktu. Aki orangnya selalu blusukan turun langsung ke wilayah. Dia sering ngobrol sama warga di warung untuk memberikan nasihat dan hadist-hadist,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top