Olahraga

Pep Guardiola Sang Inovator, Bawa Manchester City Juara Liga Inggris Ketiga Kalinya

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Manchester City resmi menjadi juara Liga Primer Inggris 2020/2021, setelah tim sekotanya, Manchester United menelan kekalahan atas Leicester City 1-2, Rabu (12/5/2021) dini hari WIB. Kekalahan MU (70 poin) membuat mereka tak bisa mengejar selisih 10 poin yang diraih The Citizens (80 angka) dengan tiga pertandingan tersisa musim ini.

Sukses Man-City tak lepas dari kemampuan pelatih Pep Guardiola dalam merancang klub ini yang dimiliki oleh Sheikh Mansour, anggota keluarga penguasa Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Bagi Pep, ini adalah menjadi gelar Liga Primer Inggris ketiga kalinya (2017/2018, 2018/2019, 2020/2021) sejak ia bergabung dengan Man-City pada pertengahan 2016.

Gelar pertama direbut pada musim 2017/2018 dimana kala itu, Pep memasukkan kiper Ederson sebagai pilihan utama, Kyle Walker dibeli dari Tottenham Hotspur untuk menambal lini belakang. Pelatih asal Spanyol ini juga membeli Banyamin Mendey untuk membantu memperkokoh pertahanan. Pada musim yang sama, The Citizens juga sukses meraih gelar juara EFL Cup setelah menang atas Arsenal 3-0 di final.

Musim 2018/2019 atau di tahun ketiganya menangani klub Inggris ini, Pep berkreasi dengan memasukkan Riyad Mahrez dari Leicester City. Peran besar Riyad begitu terlihat, termasuk perkembangan yang signifikan dari pemain muda Phil Foden dan playmaker Kevin de Bruyne yang membuat Man-Cty sukses meraih tiga trofi. Tiga trofi tersebut adalah Liga Primer Inggris, Piala FA dan EFL Cup. Sukses ini menjadikan Man-City sebagai klub pertama yang mampu meraih treble untuk kali pertama.

Baca juga  Jubir Covid-19 Kabupaten Bogor: Giliran Bojonggede Banjir Bandang Konfirmasi Positif,  65 Orang

Musim 2019/2020 menjadi musim pembelajaran bagi Pep untuk membangun kembali kelemahan yang tampak terlihat. Mereka gagal di Liga Champions, lalu di Liga Primer Inggris hanya menempati peringkat kedua dibawah sang juara Liverpool. Hanya satu trofi yang berhasil dipertahankan, yakni EFL Cup atau Piala Liga Inggris untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Memasuki musim 2020/2021, Pep membeli Roben Dias pemain bek tengah dari Benfica serta Nathan Ake dari Bournemouth. Untuk lini depan, Pep menambah Ferran Torres dari Valencia. Awalnya mereka tampil kurang menggembirakan, namun Pep melihat ada perkembangan bagus untuk lini pertahanan.

Dengan perlahan perbaikan dilanjutkan, Pep mematangkan Riyad Mahrez dan Ilkay Gundogan sebagai pemain tengah yang subur gol. Pep juga memberikan peran besar pada Riben Diaz sebagai komando lini belakang bersama bek timnas Inggris, John Stones.

Baca juga  Corona Kota Bogor: Positif 73, Sembuh 158, Meninggal 1

Man-City sempat diremehkan bahkan sampai pada perayaan Natal 2020, mereka terlempar di urutan kedelapan. Namun, setelah itu mereka tampil konsisten dengan memenangkan 20 pertandingan di semua kompetisi dan mengangkat mereka ke puncak klasemen Liga Primer Inggris.

Di saat Man-City memperbaiki diri, justru para pesaingnya seperti Manchester United, Liverpool dan Chelsea tengah menurun performanya sehingga skuat asuhan Pep tak terkejar lagi di puncak klasemen. Mereka sukses musim ini di Liga Primer Inggris, meraih gelar dengan masih tersisa tiga pertandingan lagi.

Keberhasilan ini menambah sukses sebelumnya di mana Man-City berhasil meraih juara EFC Cup setelah menekuk Tottenham Hotspur di final. Kini, Pep tengah berpikir keras untuk menyiapkan strategi guna meraih mimpi mereka, meraih gelar juara Liga Champions melawan Chelsea di partai final nanti pada 29 Mei mendatang.

“Anda harus memberikan apresiasi tinggi kepada Pep dan para pemainnya. Siapa sangka mereka bisa juara padahal kurang bagus performanya di awal musim. Justru saat semua orang menjagokan Liverpool, Man-City mampu memukul balik dan mengambil tongat pimpinan Liga Primer Inggris ini,” ungkap Rio Ferdinand, mantan pemain bintang Manchester United.

Baca juga  Ketua DPRD Kota Bogor Positif Covid-19, Dirawat di RS UMMI

“Pep melukis permainan Man-City dengan memperbaiki kekurangan yang mereka rasakan. Saya cinta Pep, dia orang yang selalu berpikir dan mencari sesuatu yang baru,” ujar Ferdinand. “Pep adalah sang inovator yang mampu membawa Man-City meraih gelar ketiganya dalam empat musim terakhir,” tambahnya seperti dikutip Dailymail.co.uk.

Daftar juara Liga Inggris satu dasawarsa terakhir:

2020/21 Manchester City
2019/20 Liverpool
2018/19 Manchester City
2017/18 Manchester City
2016/17 Chelsea
2015/16 Leicester City
2014/15 Chelsea
2013/14 Manchester City
2012/13 Manchester United
2011/12 Manchester City

Daftar juara terbanyak Liga Inggris sepanjang masa:

20 – Manchester United
19 – Liverpool
13 – Arsenal
9 – Everton
7 – Aston Villa, Manchester City
6 – Sunderland, Chelsea
4 – Newcastle United, Sheffield Wednesday
3 – Huddersfield, Wolverhampton, Leeds United, Blackburn Rovers
2 – Preston North End, Portsmouth, Burnley, Tottenham Hotspur, Derby County
1 – Sheffield United, West Bromwich Albion, Ipswich Town, Nottingham Forest, Leicester City

[] Anto

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top