Kota Bogor

Pemkot Bogor Tambah Amunisi Lawan Covid-19, Libatkan 60 Anggota Pramuka

satgas pramuka
Satgas Pemuda Pramuka Dibentuk, Bantu Tekan Penyebaran Covid-19 di Kota Bogor

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berperang melawan pandemi covid-19 yang sudah menjangkiti selama satu tahun.

Sebanyak 60 anggota Pramuka Kwarcab Kota Bogor dibentuk dan bergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor. Pembentukan berlangsung di Hotel Gerbera, Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (2/3/2021).

Mereka dibentuk sebagai amunisi tambahan dalam perang melawan Covid-19. Wakil Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor, Dedie A Rachim mengukuhkan langsung mereka didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Herry Karnadi dan juga Ketua KONI Kota Bogor, Benninu Argoebie.

Sebelum dikukuhkan, ke-60 orang ini mendapatkan materi tentang penanganan Covid-19. Tak hanya materi dari Satgas, namun juga dari unsur kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan KNPI Kota Bogor.

Baca juga  Covid-19 di Kota Bogor 13 Maret 2021: Positif 49, Sembuh 30, Kasus Aktif Naik dari 881 jadi 900 Orang

“Besok (3/3) satu tahun pandemi berlangsung. Boleh dibilang agak terlambat pembentukan ini, namun tidak ada kata terlambat untuk terus memberikan sumbangsih dalam menuntaskan Covid-19 di Kota Bogor,” tegas Dedie kepada para anggota pramuka.

Sejak awal pandemi, kata Dedie, beragam upaya sudah dilakukan Pemkot Bogor, seperti pembentukan Tim Elang dan Merpati yang sudah banyak memberikan kontribusi.

Sehingga, tugas para pemuda pramuka yang tergabung di Satgas Covid-19 Kota Bogor juga bisa ikut dalam penanganan penyebaran virus ini. Salah satunya adalah program vaksinasi yang saat ini sedang berlangsung di Kota Bogor.

Bahkan kata Dedie, para pemuda pramuka ini diupayakan untuk terdata sebagai penerima vaksin di Kota Bogor. Agar ketika turun di lapangan untuk menjaga protokol kesehatan (prokes) masyarakat tetap terjaga dan mereka lebih siap.

Baca juga  Dedie: Gaji PNS Dari Rakyat, Layani Sebaik-baiknya

“Di Indonesia, ada 33 ribu orang yang meninggal karena covid. Di Kota Bogor, 11 ribu orang selama setahun yang sudah terpapar. Perang kita sama, hanya pelurunya saja tidak kelihatan. Tugas adik – adik, jangan sampai prokes dibiarkan dan diabaikan,” pesannya.

Hal yang sama juga terucap dari Ketua KONI Kota Bogor, Benninu Argoebie. Ia mengatakan, saat ini masih ada masyarakat yang belum percaya dengan adanya Covid-19, sehingga sudah tugas seluruh elemen untuk saling mengedukasi akan bahaya virus ini.

“Teman-teman disini ada di garda terdepan untuk berperang, sekarang waktunya kita berjuang di era modern ini. Mari kita berjuang dijalan yang baik dan benar. Yang paling pertama yakinkan keluarga kita dulu, bahwa covid itu ada dan vaksin itu aman,” serunya.

Baca juga  Dedie Minta Warga Jaga Kondusifitas Kota Bogor

Kepala Dispora Kota Bogor, Herry Karnadi menambahkan, bekal yang sudah didapat dalam pembinaan pemuda pramuka dalam Pembentukan Satgas Covid-19 ini selama dua hari, diharapkan mampu menambah bekal para anggota.

“Mereka bisa berkontribusi dan membantu Satgas di Kota Bogor. Misalnya dalam sistem Ganjil Genap, mereka ditempatkan di Check Point Sabtu – Minggu. Selesai itu bisa masuk ke pos wilayah membantu babinsa dan bhabinkamtibmas,” ujar Herry. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top