Kab. Bogor

Pemkab Bogor Beri Penghargaan Kepada Wajib Pajak dan PPAT

Bupati Bogor Ade Yasin dalam acara Anugerah Pajak Daerah tahun 2020, di Vimala Ballroom Hotel Pullman, Ciawi, Kabupaten Bogor, Selasa (8/12/2020).

BOGOR-KITA.com, CIAWI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan penghargaan kepada 29 wajib pajak pembayar pajak terbesar dan tepat waktu, juga kepada Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)  yang telah memberikan kontribusi BPHTB terbesar pada tahun pajak 2019.

penghargaan diberikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin dalam acara Anugerah Pajak Daerah tahun 2020, di Vimala Ballroom Hotel Pullman, Ciawi, Kabupaten Bogor, Selasa (8/12/2020).

Penghargaan juga diberikan kepada desa/kelurahan yang mendukung pencapaian penerimaan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan di Kabupaten Bogor, yang telah melunasi pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan buku I tahun pajak 2019 dan 2020. Dalam hal ini ada 1 kelurahan yang memperoleh penghargaan sedangkan desa ada 49 desa.

Penghargaan juga diberikan kepada pejabat instansi yang telah berkontribusi mendukung optimalisasi penerimaan pendapatan daerah dan penghargaan kepada organisasi pengusaha perhotelan dan restoran.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa, beberapa tahun ke belakang Kabupaten Bogor boleh berbangga. Karena, berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pendapatan daerah Kabupaten Bogor termasuk tertinggi di atas rata rata nasional

Baca juga  Daftar 8 Nama Calon Anggota Dewas dan Direksi Perumda Tirta Pakuan Lulus UKK

“Tahun 2018 pendapatan daerah Kabupaten Bogor termasuk 16 terbesar nasional, nomor 2 untuk level kabupaten/kota dan nomor 1 untuk level kabupaten. Kontribusi PAD terhadap APBD Kabupaten Bogor sebesar 38,28 persen atau di atas rata rata nasional 15,5 persen.  Sedangkan kontribusi pajak terhadap PAD sebesar 70,47 persen atau jauh di atas rata rata nasional 47,6 persen,” katanya.

Tercapainya target pajak daerah tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya para wajib pajak.

“Terima kasih kepada para wajib pajak yang telah disiplin membayar pajak tepat waktu dan tepat jumlah,” kata Ade Yasin.

Pajak Anda, kata Ade Yasin, untuk membangun Kabupaten Bogor.

Ade Yasin menjelaskan, ada 10 jenis pajak daerah. Berkat kinerja yang baik dari jajaran Bappenda Kabupaten Bogor, targetnya cenderung selalu meningkat, kecuali tahun ini mengalami penurunan akibat pandemi covid-19.

Baca juga  Vaksin Segera Tiba: Pemerintah Siapkan Rp34,23 Triliun

“Saya perintahkan Bappenda untuk terus meningkatkan dan memperluas jangkauan pelayanan, terus berinovasi dan memudahkan pelayanan kepada para wajib pajak serta terus melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk memberikan pemahaman pentingnya membayar pajak,” tegasnya.

Ade Yasin mengapresiasi peran PHRI sebagai wadah para pengusaha hotel dan restoran yang telah mempermudah komunikasi antara pemerintah daerah dengan para pengusaha hotel dan restoran.

“Saya titip kepada PHRI dan Bappenda terus mendorong wajib pajak membayar pajak tepat waktu. Termasuk IPPAT sebagai wadah para Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah yang peranannya terhadap penerimaan pajak daerah cukup besar, khususnya BPHTB yang paling besar kontribusinya dari seluruh jenis pajak daerah. Sebab lebih dari 30% pajak daerah berasal dari BPHTB,” terang Ade.

Kabupaten Bogor juga mempunyai sumber pendapatan lainnya yang tidak kalah penting kerena jumlahnya cukup besar, yakni dana perimbangan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi. Salah satunya dana bagi hasil pajak dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca juga  PSBB Transisi Kabupaten Bogor: Pasar Dibuka, Ini Protokol Kesehatannya

“Alhamdulillah, tahun ini juga ada peningkatan yang cukup signifikan dari dana bagi hasil pajak provinsi ini. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Bogor, semoga ke depan sinergi dengan Bappenda semakin optimal terutama menyangkut validasi data objek pajak dan wajib pajak agar penerimaan dapat semakin meningkat,” jelasnya.

Ade Yasin juga menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada kelurahan dan pemerintah desa atas kontribusinya dalam pemungutan pajak daerah.Terlebih, desa memiliki peta data potensi yang sangat penting bahi penghitungan potensi dan target pajak daerah, khususnya terhadap penerimaan PBB P2.

“Saya sangat mengharapkan para kepala desa dapat memutakhirkan data potensi pajak daerah kabupaten dan provinsi agar bagi hasil pajak untuk Kabupaten Bogor dapat semakin tinggi. Untuk itulah, sudah sepantasnya kami Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada mereka yang telah berkontribusi terhadap penerimaan pajak daerah,” pungkas Ade Yasin. [[ Hari/ Diskominfo Kabupaten Bogor

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top