Ketua Gugus Tugas Kota Bogor mengecek kesiapan ojol di Cleaning Station Grab

Pastikan Protokol Ojol, Dedie Rachim Cek Cleaning Station di Mal BTM

BOGOR-KITA.com, BOGOR- Untuk memastikan kesiapan ojek online (ojol) menerapkan protokol kesehatan, Wakil Wali Kota Bogor yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Kadishub Kota Bogor Eko Prabowo mengecek Cleaning Station atau Check Point Grab Bike di Mal BTM pada Rabu (8/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Dedie mengatakan meski ojol telah diperbolehkan beroperasi dan membawa penumpang, tapi ada point penting yang harus dipenuhi yaitu physical distancing dengan cara memakai partisi antara penumpang dan driver.

Menurutnya driver grab sangat patuh dan konsisten pada aturan, mereka belum beroperasi sebelum partisinya dibagikan.

“Kita berikan apresiasi kepada driver grab yang sabar menunggu sampai partisi dibagikan padahal dari Pemkot Bogor sudah memperbolehkan ojol beroperasi dari hari senin,” ucap Dedie kepada wartawan.

Diwajibkannya ojol memakai partisi, lanjut Dedie tujuannya agar tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19. Bahkan prediksi dari ahli epidemologi puncak pandemi ini baru akan terjadi pada januari 2021.

“Meski dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pemerintah telah melonggarkan beberapa bidang, namun protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan bahkan harus lebih diketatkan lagi,” katanya.

Baca juga  Untung Kurniadi Diberhentikan, Walikota Bogor Angkat Deni Surya Senjaya PJS Dirut PDAM

Selanjutnya, Dedie memberikan dua opsi terkait pemakaian helm oleh penumpang. “Untuk helm itu kita berikan dua opsi, pertama customer membawa helm sendiri, kedua kalau customer tidak membawa helm sendiri pihak ojol memberikan hairnet sebelum memakai helm, hal itu untuk mengurangi risiko penularan,” jelasnya.

Sementara itu, Head of Supply Management Jabodetabek Reka Gayantika menuturkan Grab memiliki empat Cleaning Station di Kota Bogor yaitu dua untuk Grab Bike dan dua lagi untuk Grab Car.

“Sebelum beroperasinya grab bike kita ada layanan grab food dan grab express, untuk roda dua di sini salah satu cleaning station yang kita sediakan untuk driver yaitu untuk mendisinfektan dan untuk membagikan masker, handsanitizer dan hair net,” ujar Reka.

Sebelum diperbolehkan beroperasi, pihak Grab sudah melakukan pengecekan kesehatan kepada driver.

“Jadi semua driver kita undang untuk mengecek kesehatan. Namun Jika driver tiga kali kita undang tidak datang kami akan memberikan sanksi berupa suspend dan jika driver sudah melakukan cek kesehatan kita akan aktifkan kembali aplikasnya,” terang Reka

Baca juga  Kabupaten dan Kota Bogor Siapkan Payung Hukum Ojek Online

Selain itu, tambah Reka pihaknya juga selalu mengimbau kepada driver agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kita selalu memberikan hand sanitizer kepada driver, sehingga driver terbiasa menyediakan hand sanitizer, membersihkan helm dan kendaraannya,” tutupya. [] Ricky



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *