Kepala BNN Jabar Brigjen Pol Sufyan Syarif dalam peringatan hari anti narkotika internasional tingkat Jabar di Gedung Sate, Senin (15/7/2019).

Narkoba di Jabar Terpapar di Usia Produktif

BOGOR-KITA.com – Pengguna narkotika dan obat-obatan terlarang di Jabar saat ini sebagian besar adalah usia produktif antra 15 hingga 60 tahun. Hal itu diungkapkan Kepala BNN Jabar Brigjen Pol Sufyan Syarif dalam peringatan hari anti narkotika internasional tingkat Jabar di Gedung Sate, Senin (15/7/2019).

“Dari 15 sampai 60 tahun itu usia produktif tapi di usia milenial paling banyak yaitu antara usia 15 sampai 25 itu paling banyak” ujarnya.

Sufyan juga menjelaskan di seluruh Indonesia tuh kurang lebih 3 juta pengguna, dan sebagian sudah direhab.

“Yang sudah kita rehab tahun ini adalah 1800 orang kurang lebih. Untuk penghuna ada 2 hal yang bisa dikerjakan yaitu datang untuk minta disembuhkan kita lihat duku nanti dan gratis biayanya. Tetapi kalau dia tertangkap dalam satu operasi dia dilakukan proses oleh pihak kepolisian” jelas Sufyan. 

Kenapa usia produktif mudah terpapar, menurut Sufyan karena jiwanya masih labil dan mudah terpengaruh.

“Usia 15 sampai 25 yang masih mencari jati diri masih mencari kedewasaan biasanya itu mudah terpengaruh oleh narkoba” paparnya.

Sufyan menambahkan di dunia kini kurang lebih terdapat 800 jenis narkotika baru, dan di Indonesia baru terdaftar narkotika baru itu 74 jadi kurang lebih 771 itu kita harus waspadai

“Karena dunia sindikat itu akan bergerak terus dengan memasukkan jenis-jenis baru termasuk Indonesia masalah teknologi kimia dan teknologi lain-lainnya para sindikat itu memilikinya” ujarnya. [] Admin/Pemdaprov Jabar

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *