Mental dan Skill, Pekerjaan Rumah Untuk Tingkatkan IKM

BOGOR-KITA.com – Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor, Ganjar Gunawan, ada dua pekerjaan rumah (PR) utama yang harus diselesaikan dalam rangka mendorong dan meningkatkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk menghadapi tantangan dan persaingan perdagangan, yakni mental dan skill.

“Membangun mental dan mendorong skill para pengusaha IKM, khususnya perkembangan teknologi informasi atau digitalisasi bersama dinas terkait, itu yang sedang kita dorong,” kata Ganjar usai mendampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya membuka The 1st Bogor Arts and Craft di Botani Square Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (4/9/2019).

Ganjar menambahkan, mental bisnis, daya juang dalam perdagangan dan skill kekinian para pengusaha IKM Kota Bogor harus terus dibina dan diasah agar berkembang untuk meningkatkan kualitas produk, sehingga mampu menghadapi persaingan perdagangan nasional dan internasional.

Disperindag Kota Bogor gencar melakukan lobby dan pendekatan kepada pengusaha mall di Kota Bogor agar menyediakan ruang bagi pengusaha IKM untuk mempromosikan dan memasarkan produknya. “Namun fakta yang ada sulit bagi IKM untuk bisa bertahan lama di Mall, karena beberapa faktor,” ujar Ganjar.

Berdasarkan data Disperindag Kota Bogor, jumlah IKM Kota Bogor saat ini ada 4.000, dari data tersebut yang sudah melakukan ekspor angkanya masih dibawah 10. Dari data tersebut, IKM Kota Bogor memerlukan pelatihan, edukasi dan fasilitas agar bisa berkembang dan meningkatkan kualitas produknya. “Persoalan lain yang dihadapi adalah masih adanya irisan dengan kategori Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” katanya. .[] Admin / Humpro Setdakot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *