Puncak peringatan Hari Koperasi ke-72 tingkat Kota Bogor di Lapangan Heulang, Tanah Sareal, Sabtu (3/8/2019).

Kota Bogor Rayakan Raihan 5 Penghargaan Koperasi

BOGOR-KKITA.com – Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Sekretaris Kementerian (Sesmen) Koperasi dan UKM Rully Indrawan menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-72 tingkat Kota Bogor di Lapangan Heulang, Tanah Sareal, Sabtu (3/8/2019).

Acara yang dikemas dalam senam bersama, jalan sehat dan pentas musik itu digelar sebagai bagian dari upaya merayakan dan memasyarakatkan koperasi dan bentuk penghargaan kepada para pelaku koperasi dan warga Kota Bogor atas raihan prestasi belum lama ini.

Tercatat, Kota Bogor meraih lima penghargaan pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-72 yang dipusatkan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat, 12 Juli 2019  lalu.

Selain Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dari Presiden RI untuk Wali Kota Bogor Bima Arya, empat penghargaan lainnya antara lain Bhakti Koperasi yang diraih Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Anas Rasmana, Koperasi Berprestasi draih Primkop Polresta Bogor Kota serta Penghargaan Nomenklatur Tunggal Kota/Kabupaten Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor serta stand terbaik kedua dalam Harkopnas Expo.

“Saya orang Bogor. Lahir di Bogor, di Sindang Barang. Turut bangga atas pencapaian prestasi koperasi Kota Bogor. Buktinya kemarin di Purwokerto, mendapatkan lima penghargaan nasional dari Pak Presiden dan Pak Menteri. Terimakasih Pak Wali, kepemimpinan Pak Wali luar biasa dalam mengembangkan koperasi di Kota Bogor,” ungkap Rully.

Rully juga menyampaikan pesan dari Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga yang tidak bisa hadir dalam kesempatan tersebut. “Beliau menyampaikan selamat kepada Kota Bogor yang kemarin berulang tahun ke-537, masyarakatnya juga sejauh ini selalu harmonis, sentosa dan itu cikal bakal berkoperasi,” jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, perjalanan koperasi dalam lima tahun terakhir, menunjukan hasil yang luar biasa. “Kalau melihat koperasi trennya turun, bukan karena animo masyarakat yang turun, tapi sekitar 52 ribu koperasi dibubarkan karena tidak aktif. Saat ini koperasi berkembang baik contohnya Koperasi Sejahtera Bersama asal Kota Bogor. KSB saat ini rangking tujuh nasional. Dan terbaik di Jawa Barat,” kata Rully.

Bima Arya dalam sambutannya juga menyampaikan, penetrasi Koperasi dan UMKM di Kota Bogor akan terus dipacu. “Kami ingin mempopulerkan, mendorong gerakan koperasi supaya lebih diterima lagi oleh seluruh masyarakat Kota Bogor. Karena koperasi Insya Allah semua orang bisa jadi anggota. Koperasi tujuan utamanya mensejahterakan anggota, bukan pemilik. Karena itu Insya Allah hari ini di HUT Koperasi kita sama-sama berharap diusia ke-72 ini khususnya di Kota Bogor semakin banyak warga yang bergabung di Koperasi, semakin banyak warga yang sejahtera, semakin memberikan kemaslahatan bagi semua,” beber Bima.

Ke depan, kata Bima, akan banyak program-program inovasi untuk pengembangan koperasi dan UMKM di Kota Bogor. “Bukan hanya senam, bukan hanya gerak jalan, tapi ada pelatihan, ada juga bantuan permodalan, dan hal-hal lain. Jadi, kalau jadi anggota koperasi, Insya Allah bukan hanya simpan pinjam saja. Bukan hanya pinjam uang tanpa bunga, tapi lebih dari itu kalau tergabung menjadi anggota koperasi, menjadi sejahtera karena dibantu oleh semuanya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut juga turut ditandatangani kerjasama antara Pemkot Bogor dengan Koperasi Sejahtera Bersama (KSB). “Program ini diberi nama ‘Wargakita’ atau warung tetangga kita. Nanti bisa memberikan distribusi barang-barang konsumsi untuk dijual tanpa si warung itu mengeluarkan uang. Kalau anda punya warung, tidak perlu bermodal dulu, modalnya dari KSB, free Rp 5 juta,” ujar Anas.

“Ada syaratnya, warungnya berukuran 2×3 meter persegi, setiap hari minimal harus dikunjungi 20 orang pembeli dan omzet minimal Rp 175 ribu per hari dan haus warga Kota Bogor. Sistemnya nanti pakai aplikasi. Kalau stok barang habis tidak ke KSB, cukup pakai aplikasi. Bisa juga buat jualan isi ulang e-Toll, pulsa telepon, token listrik, PDAM,” tambahnya.

Bagi yang tertarik bisa datang ke Kantor DInas Koperasi dan UMKM Kota Bogor di Jalan Dadali II, Tanah Sareal. “Dalam tiga bulan pertama kita akan target 100 warung oleh KSB. Kalau sukses akan kita akan kembangkan menjadi 1.000 warung,” pungkasnya.

Dalam Jalan Sehat yang diikuti sekitar 6.000 peserta itu juga menyuguhkan berbagai doorprize menarik seperti mobil, motor, sepeda gunung, kulkas, sapi, kambing dan lain sebagainya. [] Admin/Humas Pemkot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *