Kab. Bogor

Jumlah Terbatas, Keinginan PHRI Kabupaten Bogor Mendapatkan Suntik Vaksin Tertunda

Mieke Kaltarina

BOGOR-KITA.com, MEGAMENDUNG – Keinginan BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor agar segera mendapat vaksinasi terhadap ribuan karyawan hotel dan restoran rupanya masih belum bisa diwujudkan.

Sebab, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan saat ini sedang fokus melaksanakan suntik vaksin bagi lansia dan guru.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Mike Kaltarina mengatakan, jumlah vaksin yang diterima pemerintah kabupaten sangat terbatas.

Untuk itu, penggunaanya harus sesuai prioritas.”Bukan pelaku usaha hotel tidak prioritas, semua saya rasa menjadi prioritas, tapi saat lansia dan tenaga pengajar dulu, itu arahanya,” ujar mantan Dirut RSUD Leuwiliang ini.

Meski demikian, jika jumlah vaksinasi nantinya bertambah. Tentunya keinginan PHRI dapat direalisasikan. “Kita juga terus berkomunikasi dengan pihak pusat agar vaksin ini bisa lebih banyak diterima Pemkab Bogor,” ungkapnya.

Baca juga  236 Wartawan di Kota Bogor Ikuti Vaksinasi Tahap 2

Saat ini program vaksinasi untuk lansia dan guru masih sekitar 30 persen. Artinya masih banyak lansia dan guru yang masih belum mendapatkan suntik vaksin.

“Lansia kita tahu mereka ini sangat berisiko jika terkena Covid-19, dan guru akan menghadapi sekolah tatap muka, jadi harus kita siapkan dulu agar tidak mudah terpapar,” bebernya

Ia berharap, dalam waktu dekat program vaksinasi bisa berjalan kepada para pelaku usaha hotel dan restoran. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!