Kab. Bogor

Inovasi Kecamatan Kemang dan UNB dalam Mengatasi Kekurangan Air Bersih Untuk Masyarakat Sekitar Sungai Cidepit

BOGOR-KITA.com, KEMANG – Desa Semplak Barat, yang terletak di Kabupaten Bogor, telah menghadapi masalah kekeringan dalam beberapa tahun terakhir. Untuk mengatasi masalah ini, Universitas Nusa Bangsa meluncurkan inovasi Instalasi Pengolahan Air Sederhana (IPAS) di Sungai Cidepit pada tahun 2022. IPAS CIDEPIT bertujuan untuk mengubah air sungai yang tercemar menjadi air bersih yang layak pakai.

Dalam latar belakang inovasi ini, disebutkan bahwa ketersediaan air bersih sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Meskipun 70% permukaan bumi terdiri dari air, hanya 2,5% yang merupakan air tawar. Di Desa Semplak Barat, kekeringan terjadi meskipun wilayah ini dikenal sebagai daerah dengan curah hujan yang tinggi. Salah satu penyebab kekeringan tersebut adalah semakin sempitnya lahan serapan akibat pertambahan penduduk.

Baca juga  Jubir Covid-19 Kabupaten Bogor:  35 Positif, 4 Transmisi Keluarga

Berdasarkan letak geografisnya, Desa Semplak Barat dilalui oleh Sungai Cidepit, yang merupakan anak cabang dari Sungai Cisadane. Air Sungai Cidepit di bagian hilir memiliki potensi untuk dijadikan sumber air bersih alternatif bagi penduduk di Desa Semplak Barat. Namun, sebelum digunakan, perlu dilakukan pengolahan air sungai untuk memastikan air tersebut layak untuk dikonsumsi.

IPAS CIDEPIT menggunakan metode pengolahan air sungai yang terdiri dari tujuh tahap, yaitu proteksi lokasi pengambilan air, pengambilan air, koagulasi dan desinfeksi kimia, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi fisik. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kontaminan dan zat-zat berbahaya dari air sungai sehingga menghasilkan air bersih yang aman untuk digunakan oleh masyarakat.

Baca juga  Covid-19: Positif 98, Bojonggede Terbanyak, 12 Konfirmasi Positif

Inovasi IPAS CIDEPIT telah diuji coba pada tahun 2022 di Masjid Al-Muttaqin di Desa Semplak Barat. Masyarakat jamaah masjid dapat memanfaatkan air yang sudah diolah ini untuk berwudhu dan keperluan mandi, cuci, kakus (MCK). Melalui inovasi ini, diharapkan pemerintah daerah dapat mengadopsi pengolahan air sungai ini di lokasi lain sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Inovasi ini tidak hanya memberikan manfaat dalam mengatasi kekeringan, tetapi juga membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Semplak Barat dengan menyediakan akses yang lebih baik terhadap air bersih. Selain itu, inovasi IPAS CIDEPIT juga dapat diadaptasi dan diterapkan di daerah lain yang menghadapi masalah serupa.

Baca juga  Unhan Undang Para Pakar Dunia Bahas Pertahanan Negara
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top