Terowongan Nanjung yang berlokasi di Desa Lagadar Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung

Ini Fungsi Terowongan Nanjung Sepanjang 230 Meter di Kabupaten Bandung Seharga Rp352 Miliar

BOGOR-KITA.com – Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung dibangun dengan biaya hampir Rp353 miliar. Persisnya Rp352.917.998.000. Terowongan air yang berfungsi sebagai pengendali banjir terutama di Bandung Selatan ini ditinjau oleh Presiden Jokowi, Minggu (10/3/2019). Seperti apa terowongan Nanjung yang berlokasi di Desa Lagadar Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung itu? Kapan selsai dan berapa banyak warga yang bisa dibebaskan dari bencana banjir?

Terowongan air ini memiliki diameter 2×8 meter dan panjang 2 x 230 meter, dengan jarak antar terowongan sepanjang 10 meter. Sedangkan panjang bangunan inlet sebesar 28 meter dan panjang bangunan outlet sebesar 100 meter, dengan tipe pintu air 2 slice gate (tinggi 2,6 meter dan panjang 8 meter). Spesifikasi tersebut memungkinkan terowongan ini memiliki debit maksimum 700 meter kubik per detik.

Nantinya, terowongan ini mampu meningkatkan kapasitas Sungai Citarum (di Nanjung) yang semula 570 meter kubik per detik menjadi 643 meter kubik per detik.

Terowongan ini juga mempercepat aliran sungai Citarum, sehingga menyebabkan lama genangan dan luas genangan di daerah Dayeuhkolot, Baleendah, Andir dan sekitarnya menjadi berkurang.

Selain itu, jika digabungkan dengan normalisasi upstream Citarum, embung Gedebage, kolam retensi Cieunteung dan floodway Cisangkuy, peningkatan kapasitas Sungai Citarum akan mengurangi luas genangan seluas 700 hektar, dari semula 3.461 hektar menjadi 2.761 hektar. Dengan demikian, ada sekitar 14.000 kepala keluarga di Kabupaten Bandung yang dapat terbebas dari banjir.

Saat melakukan peninjauan, presiden mengungkapkan, terowongan air terowongan ini sebetulnya sudah direncanakan dan dikaji sejak 15 tahun lalu. Namun Pemerintah Kabupaten Bandung maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak mampu untuk membangunnya. Sampai akhirnya pembangunan terowongan terealisasi setelah diambil alih pemerintah pusat.

Presiden Joko Widodo menargetkan Terowongan Nanjung di Curug Jompong, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung rampung pada Desember 2019. “Ini yang satu sudah rampung, yang satu sudah separuh lagi, akhir tahun ini selesai. Hingga nanti musim hujan berikut sudah terlihat fungsi dari terowongan ini,” kata Jokowi. [] Admin/dari berbagai sumber



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *