Salah satu realisasi pengerjaan lapangan futsal sumber dana hibah Kemenpora.

GMMP Minta Polisi Tindaklanjuti Dugaan Penyimpangan Hibah Kemenpora  

BOGOR-KITA.com, PURWAKARTA – Penyelesaian dugaan kasus penyimpangan dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Kabupaten Purwakarta masih menggantung.

Hingga saat ini, kasus yang menjerat sederet nama kepala desa di Kabupaten Purwakarta ini seolah luput dari pantauan publik.

Kendati demikian, masyarakat tetap optimis pihak penegak hukum akan segera mengungkap dugaan kasus dana hibah untuk pengadaan sarana olahraga tersebut.

“Kita yakin pihak kepolisian dan penegak hukum lainnya proaktif mengatasi masalah ini,” kata Ketua Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP), Hikmat Ibnu Aril, Rabu (18/12).

Selain itu, pria yang akrab disapa Aril ini pun meminta pihak penegak hukum menindak tegas setiap nama yang diduga kuat terlibat dalam dugaan kasus yang melibatkan sebanyak delapan kepala desa, satu nama pihak ketiga dan satu nama anggota DPRD Kabupatan Purwakarta ini. 

“Siapapun yang diduga kuat terlibat wajib dilakukan pemeriksaan. Dan jika telah memenuhi unsur, ditetapkan sebagai tersangka untuk kemudian dimejahijaukan tanpa pandang bulu, apakah itu kepala desa, anggota legislatif maupun pihak lainnya,” ungkap Aril. 

Baca juga  IPW: 25 Hari, 5 Polisi Tewas

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Purwakarta Handreas mengatakan, pihaknya telah memanggil delapan orang kepala desa yang diduga terlibat dalam penyimpangan dana hibah tersebut.

“Sudah kami panggil dan sedang kami dalami,” kata Handreas, kepada awak media, belum lama ini.

Dia menyebut, dari hasil pemeriksaan muncul dua nama lain yang diduga terlibat. Dua nama lain ini bakal ditindaklanjuti dan dilakukan pengembangan.



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *