Kab. Bogor

Ditekuk Borneo FC, Persikabo 1973 Kian Berat Keluar dari Zona Degradasi

Foto: IG Persikabo 1973

BOGOR-KITA.com, GIANYAR – Sempat unggul, tapi akhirnya Persikabo 1973 ditekuk Borneo FC 2-3 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (22/2/2024) sore. Pelatih Aji Santoso mengaku, asuhannya kian berat keluar dari zona degradasi.

Laskar Padjadjaran yang menurunkan semua pemain terbaiknya, termasuk Pedrinho, Eduardo Sousa Santos, Basilio, Pedro dan Dimas Drajad, sempat tampil bagus pada babak pertama. Pedrinho punya dua peluang tapi belum bisa dikonversi dengan gol.

Gol akhirnya datang dari Pedro pada menit 36 untuk keunggulan sementara Laskar Padjadjaran atas Borneo FC yang tengah berada di peringkat pertama klasemen Liga 1 Indonesia. Sampai turun minum, keunggulan ini bisa dipertahankan.

Namun babak kedua, rupanya Borneo FC lebih jeli dalam memanfaatkan ruang kosong. Tiga gol berhasil mereka balas dari Cadenazzi menit 54, Stefano Lilipaly, menit 55 dan Adam Alis menit 74.

Baca juga  Daftar 16 Besar Euro 2020: Inggris Jumpa Jerman, Belgia Kontra Portugal

Persikabo 1973 yang sudah berjuang keras untuk menyamakan ketertinggalan, hanya mampu menambah satu gol lewat Dimas Dradjad menit 84. Skor 3-2 untuk Borneo FC bertahan hingga usai pertandingan.

Hasil ini membuat posisi Persikabo 1973 kian tertekan di zona degradasi, karena baru mengumpulkan 17 angka di peringkat 17. Ini juga menjadi kegagalan meraih kemenangan skuat asuhan Aji Santoso dalam tujuh pertandingan terakhir.

“10 pertandingan sisa bagi kami adalah final. Meskipun ada peluang untuk lolos dari degradasi dengan sisa 9 pertandingan. tapi perlu kerja keras,” ungkap Aji Santoso.

Aji menerangkan, sebenarnya asuhannya sudah bermain bagus pada babak awal, mental juga bagus namun lawan lebih jeli memanfaatkan ruang permainan. “Yang jelas tidak ada masalah dengan tim ini, pemain main bagus, mental juga,” kata Aji.

Baca juga  Kejutan, PS Tira-Persikabo Permalukan Persib di Bandung

“Peluang juga kami lebih banyak daripada lawan, tetapi mereka mencetak gol terlalu mudah. Ini akan menjadi evaluasi kami. Secara keseluruhan main bagus tapi kalau tidak menang ya percuma. Evaluasi kami pemain pemain belakang harus lebih tahan body dalam bertahan,” ungkap Aji.

Aji mengaku masih ada peluang untuk keluar dari zona degradasi asal bisa maksimal dalam tiga pertandingan ke depan. “Tapi memang kami harus mengangkat mentalitas pemain lagi untuk mengamankan poin pertandingan-pertandingan di depan. Supaya posisi kami tidak bertambah sulit, tiga pertandingan ke depan kami harus sekuat tenaga untuk tampil lebih maksimal,” sambungnya. [] Anto

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top