Kab. Bogor

Ditahan Persita, Miris Persikabo 1973 Tak Pernah Menang Dalam Lima Partai Terakhir

BOGOR-KITA.com, DENPASAR – Persikabo 1973 kian terpuruk dalam persaingan Liga 1 Indonesia 2021/2022. Laskar Padjajaran tak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir.

Malah menelan tiga kali kekalahan dan dua seri. Pada pertandingan terakhir, Jumat (11/2/2022) sore di Stadion Kompyang Sujana, Bali, Laskar Padjajaran berpeluang besar untuk meraih kemenangan.

Ciro Alves lagi-lagi menjadi motor dan berhasil mencetak gol pada menit 44 setelah melewati dua pemain belakang Persita Tangerang. Gol ini memperlihatkan kegigihan dan keseriusan Ciro dalam membela Laskar Padjajaran.

Hanya punya peluang kecil namun dengan kemampuan tingginya, Ciro berhasil meliuk dan membongkar pertahanan lawan dan mengecoh kiper Dhika Bayangkara.

Ini adalah gol ke-14 dari pemain asal Brasil tersebut untuk Laskar Padjajaran dalam musim ini. Dirinya pun masuk dalam tiga besar top skor sementara Liga 1 Indonesia musim ini.

Baca juga  Bertambah 944, Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor jadi 28.345 Kasus

Sayang, kerja keras Ciro yang menghasilkan gol, disamakan oleh Persita Tangerang lewat tandukan Bae Sin-yeong menit 70. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Hasil ini menunjukkan bahwa performa Persikabo 1973 kian merosot. Gagal meraih kemenangan dalam lima partai terakhir dan sempat kalah dari Borneo FC 0-2, Bali United 0-3 dan Persib Bandung 0-1.

Kini Persikabo 1973 hanya berada di peringkat ke-14 dengan 24 angka. Terpaut lima angka dengan penghuni zona degradasi. Sementara Persita ada di urutan ke-9 dengan 30 poin.

Jika pelatih Liestiadi tak juga bisa mengangkat performa Laskar Padjajaran, bukan tidak mungkin mereka bisa terperosok ke jurang degradasi. Saatnya manajemen Persikabo 1973 mengambil sikap untuk mengamankan klub kesayangan warga Bogor ini agar tetap bertahan dan bisa bersaing di Liga 1 Indonesia musim berikutnya.

Baca juga  Piala Presiden 2022: Laskar Padjajaran Ingin Sapu Bersih Dua Partai Sisa

Susunan Pemain
Persikabo 1973: Syahrul Fadil; 11-Firza Andika, 28-Lucky Octavianto (2-Andy Setyo 79′), 35-Pushnyakov, 4-Shumeyko (13-Didik Wahyu 89′); 7-Ciro Alves, 69-Manahati Lestusen, 22-Munadi (10-Guntur Triaji 79′), 31-Walidain; 9-Aleksandar Rakic, 97-Dimas Drajad. Pelatih: Liestiadi.

Persita Tangerang: 81-Dhika Bayangkara; 63-Dedi Gusmawan, 97-Edo Febriansah, 11-M. Toha, 4-Syaeful Anwar; 31-Harisson Cardoso (14-Miftahul Hamdi 86′), 77-Kasim Botan (99-Jack Brown 90′), 19-Ricki Ariansyah (8-Taufiq Febriyanto 84′); 33-Bae Sin-yeong, 88-Irsyad Maulana (16-Andre Agustiar), 10-Taylon Correa (9-Ahmad Hardianto). Pelatih: Widodo C Putro.

[] Anto

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top