Kab. Bogor

Dinas Koperasi dan UKM Berharap Semua UMKM Kabupaten Bogor “Satu Hati”

Salah satu gerai etals UMKM yang telah mendapatkan bantuan dari Dinas Koperasi UKM Kabupaten Bogor.

BOGOR-KITA.com, CIBINONG –  UMKM di Kabupaten Bogor sangat banyak, dan berhimpun dalam berbagai forum. Untuk bisa maju bersama-sama, UMKM tersebut diharapkan bisa “satu-hati”.

Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Asep Mulyana Sudrajat, Selasa (2/3/2021).

Asep tidak eksplisit menyebut apa yang dimaksud dengan “satu hati”. Namun dia berjanji akan terus berusaha agar semua pelaku UMKM bisa satu hati untuk maju bersama – sama.,

“Memang komunitasnya sangat banyak, ada Forum UMKM, Forum UMKM/IKM, KBB, UMKM Milenial, UMKM Sinergi, IWAPI, PERWIRA dan lainnya. Adapula pelaku UMKM yang tidak masuk kedalam organisasi manapun, namun kami sedang berusaha semua satu hati,” ungkap mantan Camat Citeureup ini.

Baca juga  Bima Arya Mulai Serius Benahi UMKM

Dalam kesempatan itu, Asep Mulyana mengatakan, semua bantuan dan program yang diberikan pemerintah berdasarkan usulan. Makanya para pelaku UMKM, harus mengikuti perkembangan pelaksanaan musrenbang mulai dari tingkat desa.

“Saya berharap para pelaku UMKM itu terdata dan terdaftar mulai dari desa. Karena untuk legalisasi pelaku UMKM itu syaratnya memiliki Surat Keterangan Usaha dari Desa,” katanya.

Asep menegaskan, pemerintah Kabupaten Bogor sangat memperhatikan gerak pertumbuhan dan pembinaan bagi para pelaku UMKM.

Namun realita di lapangan, ternyata sangat banyak forum atau wadah komunitas pelaku UMKM. Sehingga harus ada ketelitian dan kebijaksanaan pemerintah saat mengucurkan bantuan UMKM.

Pemkab Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM, juga telah membuat program gerai etals UMKM sebagai sarana promosi dan pemasaran bagi para pelaku UMKM, yang baru terealisasi di 29 kecamatan.

Baca juga  Pemkab Bogor Ajukan 1.200 UMKM Program Bantuan Rp2,4 Juta

“Program tersebut sangat baik bagi kami para pelaku UMKM. Namun kami berharap agar pemerintah juga bisa mengakomodir semua pelaku UMKM. Karena di bawah, banyak wadah forum UMKM dan akibatnya tidak semua para pelaku UMKM terakomodir aspirasinya,” ungkap seorang pelaku UMKM di Kecamatan Tajurhalang, Minggu (28/2/2021) lalu. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top