Cipayung Plus Bogor Tolak Diskriminasi Terhadap Mahasiswa Papua

BOGOR-KITA.com – Aksi diskriminatif oleh sekelompok organisasi masyarakat (ormas) dan aparat terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya mendapat kecaman dari kelompok Cipayung Plus Bogor. Mereka berharap kejadian serupa tak terulang kembali dan meminta dengan tegas untuk menegakkan hukum kepada mereka yang melakukan tindak diskriminasi.

Kelompok Cipayung Plus Bogor terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Persatuan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dam Kesatuan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia (KMHDI). 

“Sebagai satu-kesatuan tubuh, bila satu bagian tersakiti maka seluruh tubuh juga akan merasakan dan meresponnya. Demikian juga dengan yang terjadi dengan saudara kita mahasiswa-mahasiswi Papua di Surabaya dan Malang. Kami mengecam tindakan diskriminasi yang dilakukan ormas dan aparat,” tegas para ketua Cipayung Plus Bogor.  

Atas tindakan diskriminasi yang telah terjadi, Cipayung Plus Bogor meminta pemerintah bertindak tegas bagi pelaku tindak diskriminasi dan rasisme.

Cipayung Plus Bogor juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadi garda terdepan menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Tidak ada Indonesia tanpa Papua. Indonesia adalah satu kesatuan dari seluruh kalangan yang berbeda-beda,” tegas mereka. 

Selain itu, Cipayung Plus Bogor menuntut pemerintah baik kota maupun kabupaten Bogor menjamin kenyamanan dan keamanan mahasiswa daerah.

Pernyataan sikap solidaritasi ini ditandatangani Ketua GMNI Bogor Fera Priyatna, Ketua GMKI Bogor Brian Samosir, Ketua PMII Kota Bogor Muhammad Hamzah, Ketua PMKRI Bogor Dominikus Dowo Koten, Ketua HMI Kota Bogor Saeful, Ketua IMM Bogor Arfiano, Ketua KMHDI Bogor Wayan Andre, Ketua KAMMI Bogor Arif. [] Admin 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *