Bima: Penghargaan Adiwiyata Mandiri untuk SDN Lawang Gintung 2 dan SMPN 6, Kado Istimewa HJB ke-533

Penghargan Adiwiyata Mandiri Tahun 2015

BOGOR-KITA.com – Penghargan Adiwiyata Mandiri Tahun 2015 yang diterima SD Negeri Lawang Gintung 2 dan SMP Negeri 6 Kota Bogor atas prestasi di bidang Lingkungan Hidup Dunia tahun 2015, adalah kado istimewa Hari Jadi Bogor (HJB) ke-533. Hal ini dikemukakan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto usai mendampingi kedua sekolah menerima penghargaan langsung dari Presiden Jokowi di Istana Bogor Jum’at (5/6/2015).

“Ini adalah salah satu kado istimewa Hari Jadi Bogor tahun ini. Mudah-mudahan bisa memompa semangat seluruh lapisan masyarakat Kota Bogor untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” ujar Bima usai acara.   

Kepala Sekolah SDN Lawang Gintung 2 mengatakan, ada banyak konsistensi langkah yang dilakukan SDN Lawang Gintung 2 untuk meraih Adiwiyata Mandiri. Salah satunya, pembelajaran berbasis lingkungan penghijauan. “Sampah kami kelola dengan melakukan proses daur ulang. Sampah yang mudah didaur dijadikan pupuk dan sampah yang tidak dapat dikelola akan didaur ulang, hasilnya dijual dan dari penjualan tersebut dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan lingkungan,” terangnya. Selain itu, sambung Herlina, SDN Lawang Gintung 2 juga mempunyai bank sampah yang menampung sampah dikumpulkan dari orang tuamurid untuk dikelola.

“Tidak hanya sampah. Kami juga melakukan penghematan air dengan menampung air wudhu yang sudah terpakai untuk dipergunakan lagi ke tanaman dan kolam ikan sehingga air yang masih bisa dipergunakan tidak terbuang percuma,” katanya.

Herlina pun menyebut kerjasamanya dengan sejumlah pihak seperti Yayasan Keanekaragaman Hayati dan Harian Radar Bogor dalam pembuatan resapan air lubang Biopori di lingkungan sekolah. “Kami juga mengajak orangtua murid untuk ikut andil dalam kegiatan ini dan membuat resapan di sekitar rumah masing-masing dengan meminjamkan alat pembuat lubang biopori,” bebernya.

Pada saat yang sama, SDN Lawang Gintung 2, juga telah mempunyai 10 sekolah binaan memperluas kesadaran tentang lingkungan hidup. “Senang sekali rasanya sekolah kami mendapat penghargaan ini walaupun bukan itu tujuannya. Ini menjadi motivasi untuk kami ke depan agar lebih baik lagi dengan melakukan terobosan dan inovatif. Rencana ke depannya, kami menginginkan setiap satu murid dapat memiliki satu pohon yang menjadi tanggung jawabnya,” ungkap Herlina.

SMP Negeri 6 Kota Bogor juga berbangga karena kembali meraih penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional. Piala Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Rini salah seorang guru ikut mendampingi kepala sekolah menerima penghargaan dari presiden, mengatakan, penghargaan tahun 2015 ini merupakan yang kedua kalinya diberikan oleh pemerintah pusat. “Pada tahun 2013 SMP Negeri 6 memperoleh penghargaan Adiwiyata Nasional dan tahun ini penghargaan Adiwiyata Mandiri,” ujar Rini.

Dengan penghargaan ini, lanjutnya. Seluruh jajaran guru dan siswa-siswi SMP Negeri 6 merasa sangat bangga. “Saya sendiri selaku guru SMP Negeri 6 sangat senang dan bahagia karena pengorbanan kami selama ini mendidik anak-anak untuk peduli lingkungan telah berhasil. Begitupun dengan anak-anak semakin termotivasi dan semakin mengerti apa arti menjaga lingkungan,” imbuhnya.

Ketika ditanya bagaimana cara mendidik anak-anak agar peduli lingkungan Rini mengatakan yang pertama dengan cara dipaksa sampai akhirnya mereka terbiasa. “Dari mulai membuang sampah pada tempatnya, menanam dan memelihara tanaman sendiri, membuat lubang resapan biopori dan  membuat kompos serta mengumpulkan minyak jelantah,” pungkas Rini. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *