Bima Berharap Pemerintah Pusat Harmonis

Bima Arya dan Istri

BOGOR-KITA.com – Sinergitas di pemerintah pusat di kalangan pimpinan nasional, antara eksekutif, legislatif dan yudikatif sangat dinantikan masyarakat. Harmoni antara ketiga lembaga tinggi negara itu juga akan berdampak baik bagi pemerintahan di daerah.

Hal ini dikemukakan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto terkait pengambilan sumpah dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Jokowi Widodod (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/10).

"Saya betul-betul berharap, pemerintah yang baru bukan hanya presiden tetapi eksekutif, legislatif dan yudikatif bersinergi dalam harmoni," ujar Bima, di Bogor, Senin (20/10).

Pemerintahan di daerah, tidak ingin terjadi disharmoni di pemerintahan pusat. "Harapan hampir semua rakyat bagaimana eksekutif dan yudikatif dan parlemen bisa bersinergi, melanjutkan apa yang sudah tercapai dan membenahi apa yang belum terlaksana," ujar pria yang sebelum menjadi walikota dikenal sebagai peneliti dan pengamat politik nasional.

“Pelantikan presiden terpilih merupakan harapan baru bagi masyarakat.  oleh karena itu sangat besar harapan rakyat agar para pemimpin Indonesia dapat bersinergi dalam menjalankan roda pemerintahan. Bima mengingatkan situasi politik yang memanas saat pemilihan pimpinan parlemen yang dikuasai Koalisi Merah Putih (KMP). “Situasi politik ketika itu memanas,” kata Bima.

Situasi politik kemudian mencair menyusul pertemuan Jokowi dengan para tokoh KMP dalam apa yang dikenal sebagai diplomasi meja makan.

"Di tingkat daerah hal itu menguatkan silaturahmi sesama muspida," tandasnya.[] Harian PAKAR/Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *