Bima usai audiensi dengan tim Bappenas dan Mendagri membahas RPJMD dan RPJMN Sektor Perubahan, Kawasan Kumuh, Air Minum dan Sanitasi di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Jumat (17/5/2019).

Bappenas Jadikan Kota Bogor Pilot Project SDGs

BOGOR-KITA.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya menyambut baik rencana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menjadikan Kota Bogor sebagai pilot project implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan.

“Kota Bogor menjadi pilot project dalam mengimplementasikan SDGs dalam RPJMD dan sinkronisasi antara RPJMN dengan RPJMD yang fokus pada isu-isu SDGs agar lebih terukur,” kata Bima usai audiensi dengan tim Bappenas dan Mendagri membahas RPJMD dan RPJMN Sektor Perubahan, Kawasan Kumuh, Air Minum dan Sanitasi di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Jumat (17/5/2019).

Sementara itu, Sekretariat Pokja PPAS Bappenas, Hendra Murtidjaja mengungkapkan, Bappenas ingin menjadikan Kota Bogor sebagai salah satu kota pertama di Indonesia yang sudah mengadopsi substansi atau isi muatan dari SDGs.

“Kebetulan saat ini Kota Bogor sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), karena itu kami berfikir ini peluang bagus menjadikan Kota Bogor sebagai kota paling pertama di Indonesia yang sudah dokumen perencanaan daerahnya mengadopsi SDGs,” katanya.

Bentuk adopsi ini kata dia, indikator-indikator yang ada di dokumen RPJMD sudah diselaraskan dengan indikator-indikator SDGs. Untuk sementara ini Bappenas membatasi poin-poinnya, yaitu di sanitasi, air minum, perumahan dan permukiman.

Untuk idealnya 4 indikator itu sudah ada satu seri yang disepakati di global bahkan sudah disepakati oleh Pemerintah Indonesia, seperti misalnya rumah layak huni.

“Nantinya indikator rumah layak huni menurut SDGs dan RPJMN ini bisa diselaraskan dengan indikator yang digunakan di RPJMD Kota Bogor,” katanya.

Hendra menambahkan, saat ini Bappenas sedang dalam proses penyusunan RPJMN. Setelah RPJMN ditetapkan maka akan menjadi suatu pegangan resmi yang selanjutnya akan disebar ke seluruh pemerintah daerah se-Indonesia.

“Yang pasti hari ini kami ke Kota Bogor agar dokumen di daerah bisa sinkron dengan dokumen nasional sehingga tujuan-tujuan pembangunan nasional bisa tercapai dengan baik dan secepat mungkin,” tuturnya. [] Admin/Humas Pemkot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *