Bupati Bogor Ade Yasin (keempat dari kiri) bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil (ketiga dari kiri) dan Walikota Bogor Bima Arya (kedua dari kiri) dalam Forum Kopdar di Ciloto, Cianjur, jawa Barat, Selasa (3/12/2019).

Ade Yasin: Percepatan Pembangunan di Perbatasan Harus Dikolaborasikan

BOGOR-KITA.com, CIPANAS – Percepatan Pembangunan di wilayah perbatasan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, harus dikolaborasikan.

Penegasan ini dikemukakan Bupati Bogor Ade Yasin dalam forum Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) Jabar, di Ciloto, Cipanas, Jawa Barat, Selasa (3/12/2019).

Dalam forum Kopdar itu, Ade Yasin menyinggung penyelenggaraan Bogor Economic Summit (BES) yang menyertakan 11 kepala daerah yang wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Bogor, digelar 12 Desember 2019.

BES, kata Ade Yasin, bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah perbatasan Kabupaten Bogor.

Selain 11 kepala daerah, BES dipastikan akan dihadiri Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Pada forum yang dihadiri Gubernur Ridwan Kamil, bupati dan walikota se- Jawa Barat, Ade Yasin sekaligus mengajak para kepala daerah bersinergi dan berkolaborasi membangun Jawa Barat, khususnya wilayah yang berbatasan dengan Kbaupaten Bogor.

“Karena percepatan pembangunan di wilayah perbatasan itu tidak bisa diselesaikan oleh hanya satu daerah tetapi dengan daerah-daerah yang berbatasan,” kata Ade Yasin, di Cibinong, Rabu (4/12/2019).

Baca juga  Wagub Jabar Deklarasikan Gerakan Santri Tani di Sukabumi  

Politisi PPP yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jabar mengatakan, pihaknya tidak hanya mengajak pemerintah daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor untuk berkolaborasi, tetapi juga terus mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat proses pembangunan di Kabupaten Bogor, salah satunya dengan mewujudkan jalur Puncak 2 atau yang disebut jalur Poros Tengah Timur yang membentang dari Sentul sampai Cianjur.

“Pembangunan jalur Puncak 2 harus segera dilakukan. Jalur alternatif tersebut diperlukan untuk memecah kemacetan lalu lintas di kawasan Puncak yang kian parah, terutama pada akhir pekan,” kata Ade Yasin. [] hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *