Kab. Bogor

Pemkab Bogor Kaji Rencana Kereta Gantung di Kawasan Puncak

Ilustrasi Istimewa

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengkaji rencana pengembangan sarana transportasi berbasis kabel atau kereta gantung di kawasan Puncak. Rencana tersebut menjadi salah satu alternatif transportasi yang tengah dipertimbangkan untuk mendukung konektivitas di kawasan wisata tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, rencana itu merupakan bagian dari arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam menyiapkan alternatif transportasi bagi masyarakat dan wisatawan di kawasan Puncak.

“Rencana pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak merupakan salah satu alternatif pengembangan transportasi untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi tekanan lalu lintas di jalur Puncak,” kata Ajat.

Menurut Ajat, konsep kereta gantung tersebut nantinya dapat diarahkan untuk menghubungkan sejumlah titik strategis di kawasan Puncak. Dengan adanya alternatif moda transportasi, masyarakat dan wisatawan diharapkan memiliki pilihan selain menggunakan kendaraan pribadi.

Baca juga  60 Persen Usulan Musrenbang Raib dari RAPBD

Selain aspek transportasi, Pemkab Bogor juga melihat potensi keterkaitan pengembangan kereta gantung dengan sektor pariwisata dan kegiatan ekonomi masyarakat di kawasan Puncak.

“Selain fungsi transportasi, kereta gantung diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal, termasuk UMKM dan destinasi wisata di kawasan Puncak,” ujarnya.

Namun, Ajat menegaskan rencana tersebut masih dalam tahap kajian dan belum dapat dipastikan untuk direalisasikan. Pemkab Bogor masih perlu mengkaji berbagai aspek sebelum menentukan langkah pembangunan.

Kajian tersebut meliputi trase, kapasitas angkutan, aspek keselamatan, dampak lingkungan, kesesuaian tata ruang, kebutuhan lahan, integrasi dengan moda transportasi lain, serta kelayakan investasi.

“Rencana ini masih memerlukan kajian komprehensif, baik dari sisi teknis, keselamatan, lingkungan, tata ruang, kebutuhan lahan, integrasi moda transportasi maupun kelayakan investasinya,” kata Ajat.

Baca juga  Emak-emak Taman Bacaan di Bogor, Ngopi Sambil Membaca Buku

Ia menambahkan, pengembangan transportasi di kawasan Puncak diharapkan dapat menjadi bagian dari penataan kawasan wisata yang terintegrasi. Namun, bentuk dan realisasi sarana transportasi tersebut masih menunggu hasil kajian serta proses perencanaan lebih lanjut.[] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top