Kab. Bogor

Lansia 62 Tahun Meninggal Tertimpa Tembok Runtuh di Gunungsindur

BOGOR-KITA.com, GUNUNGSINDUR — Seorang perempuan lanjut usia (lansia), Ping Eng Hua (62), meninggal dunia setelah tertimpa tembok bangunan yang roboh di Desa Rawakalong, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Korban merupakan warga Desa Parung, Kecamatan Parung. Saat kejadian, korban diketahui hendak menuju rumah anaknya yang mengontrak di Jalan Kakatua RT 01/RW 10, Desa Rawakalong.

Kapolsek Gunungsindur Polres Bogor AKP Ucup Supriyatna mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, korban datang untuk menemui anaknya yang tinggal di rumah kontrakan tersebut.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban ikut dengan anaknya yang mengontrak rumah di Jalan Kakatua RT 01/RW 10, Desa Rawakalong, Kecamatan Gunungsindur,” ujar Ucup, Rabu (19/8/2026).

Baca juga  Empat Ruang Kelas SDN Gunungsindur 02 Rusak, Sekolah Harap Perbaikan Segera

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban terlihat baru selesai berbelanja sayuran. Korban kemudian berjalan memasuki gang sempit menuju rumah kontrakan.

Gang tersebut berada di samping tembok bekas bangunan rumah pribadi dengan ketinggian sekitar tiga meter.

“Tiba-tiba tembok bekas bangunan rumah pribadi dengan ketinggian tiga meter yang berada di samping jalan roboh dan menimpa korban,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di lokasi.

Camat Gunungsindur Muhamad Djamaluddin juga datang ke lokasi kejadian bersama petugas Satpol PP dan unsur Pemerintah Desa Rawakalong untuk melakukan penanganan.

Atas persetujuan keluarga, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga  Ratusan Karyawan Hibisc Puncak Tagih Janji KDM Soal Gaji

“Setelah proses penanganan di rumah sakit, jenazah korban langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di Parung,” kata Djamaluddin.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi bangunan, khususnya tembok lama atau bangunan yang berpotensi mengalami kerusakan di sekitar permukiman.[] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top