Kota Bogor

Sempat Ditertibkan, PKL Di Sepanjang Jalan Cifor Kembali Berjualan atas Izin Pemkot

cifor

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pedagang kaki lima (PKL) kembali membuka lapak dagangannya di sepanjang Jalan Raya Cifor, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

PKL tersebut nekat berjualan kembali atas izin Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Bogor Agustian Syach.

Rencananya Pemkot Bogor akan menata lintasan sepanjang Jalan Raya Cifor dengan membangun jalur pedestrian. Namun faktanya wacana itu mundur, sehingga Pemkot Bogor kembali memberikan ruang untuk para PKL tersebut.

“Ternyata progres pembangunannya, baru dilaksanakan tahun depan oleh Dinas PUPR. Jadi kebijakan dari pimpinan juga, kami sudah diskusi dengan pimpinan dan juga mempertimbangkan kearifan lokal setempat,” ungkap Agustian Syach kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Baca juga  Corona Belum Mereda, PWI Kota Bogor Tunda OKK ke 3 Oktober 2020

Ia menegaskan, bahwa pihaknya akan memberikan kesempatan tenggat waktu kepada para PKL untuk berjualan hingga tahun depan.

“Ternyata, teras utamanya boleh dibangun tahun depan, jadi memang kalau kita biarkan kosong juga itu khawatirnya nanti malah diisi yang enggak-enggak,” katanya.

Untuk sementara waktu, kata Agus, para PKL diminta untuk memundurkan lapak dagangannya dua hingga tiga meter dari posisi awal untuk dilakukan pemasangan pembatas jalan atau kanstin pedestrian.

“Jadi para pedagang tersebut mengisi kembali sepengetahuan kami dan seizin pimpinan kami juga. Mereka mengisi kembali sampai dengan pekerjaan pelaksana yang akan dilakukan tahun depan,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Agus Pemkot Bogor sedang mempersiapkan tiga lahan sebagai upaya merelokasi para PKL itu agar dapat menunjang pariwisata di kawasan Cifor tersebut.

Baca juga  BSF CGM 2020, Okupansi Hotel hanya Naik 5 Persen

Tiga lahan itu di antaranya, satu lahan milik pemerintah dan dua lahan lain milik perseorangan yang kemungkinan akan disewakan kepada para pedagang.

“Sedang kita matangkan kembali dengan para pedagang setempat dengan unsur wilayah. Semoga waktunya nanti di tahun depan enggak ada masalah,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, pada Selasa (27/9) lalu ratusan petugas gabungan telah melakukan penertiban dengan cara menggusur menggunakan Exvactor atau Beko terhadap 256 lapak PKL yang berada di wilayah Kelurahan Bubulak hingga Kelurahan Situgede. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top