Ridwan Kamil bersama Perdana Menteri Republik Bashkortostan Mardanov Rustem Habibovich di Ulitsa Mendeleyeva, 158, Ufa, Republik Bashkortostan, Rusia, Kamis (18/10/18).

Republik Bashkortostan Berharap Dapat Meningkatkan Kerjasama dengan Jawa Barat

BOGOR-KITA.com – Republik Bashkortostan salah satu negara bagian di Rusia sangat ingin meningkatkan kerjasama dengan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Republik Bashkortostan adalah salah satu negara bagian Rusia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di samping negara bagian Tatarstan.

“Kami sangat berharap di bawah kepemimpinan Bapak Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat yang baru, dapat dilakukan peningkatan status kerjasama di antara dua belah pihak, yakni dari LoI (letter of inten) menjadi MoU (Memorandum of Understanding) Sister Province, hingga dijabarkan ke dalam naskah-naskah perjanjian kerjasama yang konkrit dan menguntungkan bagi kedua belah pihak,” kata Perdana Menteri Republik Bashkortostan Rustem Mardanov Habibovich.

Ridwan kamil menyambut baik harapan itu. Ia mengundang perdana menteri ataupun delegasi pemerintahan dan pebisnis Republik Bashkortostan untuk dapat mengunjungi kembali Jawa Barat guna membahas detail teknis peningkatan status kerjasama tersebut.

“Saya juga akan mengupayakan selambat-lambatnya bulan Agustus tahun 2019, seiring dengan rencana keikutsertaan Provinsi Jawa Barat pada Festival Indonesia di Moskow, Saya akan datang kembali ke Bashkortostan dengan membawa delegasi para pengusaha Jawa Barat yang akan melakukan pertemuan business to business dengan para pengusaha Bashkortostan,” kata Ridwan Kamil yang berada di Rusia memenuhi undangan sebagai pembicara kehormatan di Forum on Small Business of the SCO and BRICS Regions di Ufa–Bashkortostan Rusia, Kamis (18/10/18)

Sebelumnya, Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil mengatakan, Jawa Barat merupakan mitra kerja sama yang potensial, khususnya di bidang investasi, perdagangan, pertanian, dan pendidikan.

“Potensi Investasi di Jawa Barat secara keseluruhan bernilai kurang lebih 1 Triliun Rubels, yang terdiri atas infrastruktur dan utilitas publik,” katanya.

Selain itu, Jawa Barat juga akan menerapkan coffee diplomacy. “Ini adalah pengembangan hubungan kerjasama internasional melalui pemasaran kopi-kopi Jawa Barat, baik melalui kegiatan ekspor kopi maupun melalui pembukaan kafe-kafe kopi produk Jabar di berbagai kota terkemuka di luar negeri, termasuk di Moskow dan Federasi Rusia pada umumnya.

Emil memaparkan pula bahwa potensi kelas menengah di Jawa Barat yang jumlahnya terus meningkat, yang dapat diproyeksikan sebagai potensial market bagi Bashkortostan, khususnya untuk produk-produk medis dan kosmetik yang menjadi keunggulan negara bagian di selatan Moskow ini.

Atas nama Pemerintah Bashkortostan, Perdana Menteri Republik Bashkortostan, Rustem Mardanov, menyambut baik tawaran ini. Terlebih sejak tahun 2017 lalu di masa kepemimpinan Gubernur Ahmad Heryawan telah ditandatangi Letter of Intens (LoI) antara Provinsi Jawa Barat dan Republik Bashkortostan, untuk pengembangan kerjasama di Bidang Pertanian, Pendidikan, Industri dan Perdagangan, serta kebudayaan.

Republik Bashkortostan merupakan salah satu negara bagian dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Rusia disamping negara bagian Tatarstan. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *