Kota Bogor

PWI Kota Bogor Jawab Humas: Kami Tidak Ingin Berpolemik

BOGOR-KITA.com, BOGOR –  Sebenarnya kami tidak lagi dan mau berpolemik terkait jumpa pers, yang atas undangan humas atau humas tidak mengundang. Substansinya kami ingin wartawan di Bogor tidak resah, karena ada kawan-kawan jurnalis lain yang juga secara psikologis tertekan karena ODP.

Hal ini dikemukakan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor Ariehta Utama Surbakti kepada BOGOR-KITA.com, Minggu (22/3/2020) menjawab humas yang menyatakan tidak mengundang untuk jumpa pers pasca Bima Arya pulang dari Azerbaijan.

“Jadi esensinya bukan soal jumpa pers yang atas undangan atau bukan undangan humas Pemkot Bogor, tapi penanganan medis. Persoalan ini bukan untuk dijadikan polemik, apalagi ini menyangkut kesehatan dan kelangsungan hidup orang,” kata Ariehta.

Baca juga  Pemkab Karawang Belum Berniat Lakukan Karantina Wilayah

Sebelumnya diberitakan, PWI minta tanggung jawab pemkot Bogor soal penanganan medis kepada wartawan yang berstatus ODP pasca mengikuti jumpa pers dengan Wali Kota Bogor Bima Arya. Menanggapi hal itu, Pemkot Bogor melalui Kabag Prokompim mengatakan pihaknya tidak merasa mengundang tapi atas kemauan wartawan.

“Jadi esensinya bukan soal jumpa pers yang atas undangan atau bukan undangan Humas, tapi penanganan medis. Persoalan ini bukan untuk dijadikan polemik, apalagi ini menyangkut kesehatan dan kelangsungan hidup orang,” tambah Ariehta.

Ariehta menuturkan Sabtu kemarin para wartawan berstatus ODP sudah diperiksa di RSUD Bogor.

“Tinggal tunggu hasilnya. Doa kami tentu semua rekan-rekan sehat dan tidak terpapar. Saya berterima kasih kepada Pemkot dan RSUD Bogor yang sudah menangani rekan-rekan wartawan yang ODP.  Itu bentuk tanggung jawab pemerintah dan tentu harus diapresiasi,” tandasnya.[] Hari

Baca juga  Corona Juga Mengancam Nyawa Media Massa
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top