Pilkada 2020, Ketua Dewan Pers Ingatkan Media Tak Berpihak

BOGOR-KITA.com, JAKARTA – Pers diingatkan agar selalu menjaga independensi dan tidak berpihak ke salah satu calon kepala daerah, dalam gelaran Pilkada serentak 2020 mendatang.

“Kalau media sudah ‘nempel’, bukan media lagi namanya, tetapi alat propaganda,” kata Ketua Dewan Pers, M Nuh, saat seminar Refleksi Kebebasan Pers Tahun 2019 dan Peluncuran Buku Mengenal Dewan Pers, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Disampaikan M Nuh, jika media sudah berpihak pada salah satu calon, maka akan memicu kekacauan di masyarakat, karena informasi yang beredar sudah tidak lagi sehat. Bila produk pers diibaratkan sebagai oksigen maka, menurut M Nuh, individu akan tetap sehat kalau mengonsumsi oksigen yang sehat pula.

“Kita sebagai produsen harus selalu menciptakan informasi yang sahih dan sehat.”

Dikataka M Nuh, pers harus terus menempatkan diri sebagai penjernih informasi bagi masyarakat, apalagi pada gelaran pesta demokrasi. Ketika pesta demokrasi, informasi yang tersiar ke publik begitu banyak dan belum tentu benar, sebab pada era digital setiap orang bisa menyebarkan apa pun melalui media sosial.

“Posisi media kita harapkan menjadi pendingin, bukan pemanas di Pilkada,” kata dia.[] Ipung



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *