Peneliti Malaysia, Jepang, Taiwan Hadir di Konferensi Pertanian IPB

BOGOR-KITA.com, DRAMAGA – Fakultas Pertanian (Faperta) IPB University kembali menggelar konferensi internasional tentang pertanian berkelanjutan dan sistem pertanian, Kamis (24/9/2020). Konferensi ini sedikitnya diikuti oleh 110 peserta dari Indonesia, Malaysia, Jepang, dan Taiwan.

Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Sistem Informasi IPB University, Prof Dr Dodik Ridho Nurrochmat mengatakan kegiatan ini penting digelar mengingat sistem pertanian di masa depan berorientasi pada pertanian berkelanjutan.

“Pertanian berkelanjutan menjadi salah satu fokus para peneliti, petani dan tentunya para konsumen di berbagai belahan dunia. Upaya ini dikembangkan melalui perguruan tinggi yang dinilai lebih efektif dalam menggalakkan sistem pertanian berkelanjutan,” terang Prof Dodik dalam rilis dari IPB University kepada BOGOR-KITA.com, Jumat (25/9/2020)..

Lebih lanjut ia menerangkan, sistem pertanian berkelanjutan adalah solusi prospektif dalam mengatasi permasalahan pangan dan meminimalisir berbagai dampak negatif yang dihasilkan dari sektor pertanian. Sistem pertanian berkelanjutan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga berfokus pada keberlanjutan lingkungan guna menjamin kemampuan lingkungan dalam menghasilkan pangan di dunia.

Baca juga  Satpol PP Kabupaten Bogor Amankan Puluhan Dus Miras di Rancabungur

“Pertanian berkelanjutan juga berpotensi mampu menjaga dan mengembalikan biodiversitas yang hilang dari area pertanian. Semoga kegiatan ini dapat dijadikan sebagai media untuk bertukar pengalaman maupun penelitian guna meningkatkan dan mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan,” tandasnya.

Sementara Dekan Faperta IPB University, Dr Sugiyanta turut menyambut baik para peserta maupun pembicara dalam konferensi ini. Ia berharap, para peserta dapat bertukar pikiran tentang sistem pertanian berkelanjutan di negara masing-masing. “Dengan demikian, peserta bisa mendapat pengetahuan baru yang tentunya sangat berguna dalam mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan ke depan,” jelasnya.

Turut diundang sebagai pembicara dalam konferensi Dr Suwardi (IPB University), Prof Hatano Ryusuke (Japan), Prof Zlatko SVECNJAK (Kroasia), Prof Mohammad Amizi bin Ayob (Malaysia), Lakshmipathi Srigiriraju, PhD (USA), Ellyn Betume, PhD (USA), dan Prof Alain Rival (Prancis). [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *