Uncategorized

Pemkot dan Pemkab Bogor Lebih Baik Kerjasama Majukan 6 Kecamatan

BOGOR-KITA.com –  Rencana perluasan Kota Bogor dengan mengambil enam kecamatan di Kabupaten Bogor dinilai pengamat tata kota Yayat Supriatna akan sulit terealisasi.

Yang paling alot adalah persetujuan dari anggota DPRD di Kabupaten Bogor. Karena secara politis, rencana pengambilan wilayah tersebut akan mengambil daerah pemilihan (dapil) dan mengancam lumbung suara mereka.

“Jadi itu nanti pasti akan lebih memberatkan di legislatif. Keberatannya di situ lebih banyak, karena kepentingan politisinya lebih besar dan kuat dibanding dengan persoalan kesejahteraan,” jelas Yayat kepada wartawan belum lama ini.

Tak hanya itu, Yayat menilai meski tidak diambil alih, masyarakat yang ada di wilayah Ciawi, Gadog, Cibanon, Tamansari, Ciomas dan Dramaga yang rencananya akan diambil Pemkot Bogor, sudah menjadi kesatuan wilayah fungsional Kota Bogor.

Baca juga  LBH-KBR Apresiasi Langkah Pemkot Canangkan Inventarisasi Aset Daerah

Mulai dari fasilitas transportasi, lapangan pekerjaan, kesehatan, perbelanjaan dan lainnya.

“Selama ini, tanpa diambil Kota Bogor, wilayah itu sudah menjadi kesatuan wilayah fungsional walaupun secara administratif masih terpisah,” ungkap Yayat.

Oleh karena itu, menurut Yayat, alangkah lebih baiknya dua pememrintahan bekerjasama untuk memajukan wilayah. Daripada perluasan wilayah yang bisa menjadi sengketa, apalagi sampai terjadi perebutan wilayah.

“Dari sisi pelayanan itu bisa dikembangkan. Dan itu nanti bisa dikelola oleh sistem layanan terpadu yang dikelola oleh badan usaha,” beber Yayat. [] Admin/Pkr

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top