Kota Bogor

Pemkot Bogor Kejar Trase Baru Batutulis Rampung Oktober, Uji Kelaikan Jadi Tahap Berikutnya

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum akan langsung membuka trase baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, meski pembangunan fisiknya ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, trase baru tersebut masih harus melalui sejumlah tahapan sebelum dapat digunakan secara penuh oleh masyarakat.

Saat ini, progres pembangunan trase baru telah mencapai 79 persen atau mengalami deviasi positif sekitar 2 persen dari target pekerjaan. Dedie optimistis pengerjaan fisik dapat mencapai 100 persen pada akhir bulan ini.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan sesuai dengan target di akhir bulan Oktober ini bisa selesai sepenuhnya 100 persen,” kata Dedie saat meninjau lokasi proyek, Rabu (7/10/2026).

Namun, rampungnya pekerjaan fisik tidak serta-merta membuat trase baru langsung dibuka. Pemkot Bogor akan melakukan uji coba terlebih dahulu untuk memastikan jalur tersebut aman dan seluruh fasilitas pendukung telah tersedia.

Baca juga  Jelang Pilkades, Sekda Kabupaten Bogor Pimpin Rapat Antisipasi Covid-19

Menurut Dedie, kelengkapan seperti rambu-rambu lalu lintas, lampu penerangan, serta fasilitas keselamatan lainnya perlu dipastikan sebelum jalur digunakan secara normal.

“Kalau untuk dilalui, kita ada semacam uji coba dulu ya. Melengkapi rambu-rambu, lampu penerangan dan lain sebagainya. Ada beberapa proses. Jadi tidak perlu langsung diresmikan, justru diuji cobakan dulu,” ujarnya.

Di tengah persiapan trase baru tersebut, Pemkot Bogor juga memberikan perhatian terhadap underpass Batutulis. Infrastruktur ini dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas lalu lintas di kawasan tersebut.

Dedie menjelaskan, underpass Batutulis merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang kewenangannya berada di Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Baca juga  Masjid Jenderal Besar Sudirman Diresmikan di Komplek Museum Peta

Untuk itu, Pemkot Bogor terus berkomunikasi dengan DJKA guna memastikan kondisi underpass benar-benar aman dan siap digunakan.

“Underpass ini kan proyek strategis nasional diampu oleh Kementerian Perhubungan, tanggung jawabnya ada di Dirjen Perkeretaapian. Nah, saya ingin memastikan nanti pas dibuka kondisinya sudah aman, sudah bisa dilalui dan tentu bukan hanya untuk kegiatan daerah saja, tetapi juga untuk masyarakat,” jelasnya.

Selain aspek infrastruktur, Pemkot Bogor juga akan melakukan penataan lingkungan di sekitar ujung trase baru. Intuk itu, Dedie meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor membongkar sisa bangunan dan menata lahan yang berada di lokasi tersebut.

Lahan itu nantinya diarahkan menjadi taman hias sehingga kawasan trase baru dapat terintegrasi dengan Taman Leuweung Batutulis.

Baca juga  Polisi Temukan Potongan Cutter Pada Luka Korban Pembunuhan di Tajur

Sementara itu, peresmian sejumlah infrastruktur tersebut direncanakan dilakukan secara bersamaan pada pertengahan November 2026.

Rangkaian yang akan diresmikan meliputi trase baru Batutulis, Leuweung Batutulis, dan Taman Lawang Gintung.

Agenda tersebut direncanakan bertepatan dengan kunjungan Gubernur Jawa Barat ke Kota Bogor dan akan dirangkaikan dengan penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat serta Rapat Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Antarwilayah di Jawa Barat.

“Agenda tersebut juga akan dirangkaikan dengan penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar serta Rapat Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Antarwilayah di Jawa Barat,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top