Kota Bogor

Mendagri Puji Bima Arya, Sosok Tepat Jadi Ketua Apeksi

Wali Kota Bogor Bima Arya terpilih menjadi Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) periode 2021–2024  dalam Musyawarah Nasional VI Apeksi yang digelar di Plataran Senayan, Jakarta, Kamis (11/2/2021).

BOGOR-KITA.com, BOGOR –  Saya melihat bahwa sosok Pak Bima Arya merupakan sosok yang tepat untuk menjadi Ketua Apeksi. Selama menjabat sebagai Kapolri maupun sebagai Mendagri, Bogor tidak jauh dari Jakarta, mudah untuk dilihat. Secara intelektual luar biasa, kualitas akademik tidak diragukan,  memiliki kemampuan emotional quotient, kemampuan berinteraksi, berkomunikasi dengan berbagai kalangan dan juga memiliki spiritual quotient yang baik.

Hal ini dikemukakan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat mengukuhkan Wali Kota Bogor Bima Arya yang terpilih menjadi Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) periode 2021–2024  dalam Musyawarah Nasional VI Apeksi yang digelar di Plataran Senayan, Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Munas VI Apeksi ini dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo dari Istana Negara Jakarta, Kamis (11/2/2021) pagi.

Dalam sambutan yang disampaikan secara daring, Mendagri Tito Karnavian mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru terpilih dan seluruh pengurus yang dipilih dalam Munas VI Apeksi 2021.

Baca juga  Hanya Kota Bogor Zona Merah di Jabar, Karawang Oranye Usai Merah 7 Pekan

“Saya melihat bahwa sosok Pak Bima Arya merupakan sosok yang tepat untuk menjadi Ketua Apeksi. Selama menjabat sebagai Kapolri maupun sebagai Mendagri, Bogor tidak jauh dari Jakarta, mudah untuk dilihat. Secara intelektual luar biasa, kualitas akademik tidak diragukan,  memiliki kemampuan emotional quotient, kemampuan berinteraksi, berkomunikasi dengan berbagai kalangan dan juga memiliki spiritual quotient yang baik,” ungkap Tito secara daring.

“Tambah lagi dengan kreatifitas inovasi yang banyak dibangun dalam berbagai kompetisi, dalam penilaian tingkat pusat. Mudah-mudahan ini menjadi modal besar bagi Apeksi untuk lebih maju di masa mendatang,” tambah kata Tiru dalam sambutan yang disampaikan secara daring.

Tito juga memberikan apresiasi kepada periode kepengurusan Apeksi di bawah komando Airin Rachmi Diany karena sudah memperjuangkan suara-suara dari anggota Apeksi kepada pemerintah pusat.

“Ibu Airin juga merupakan sosok yang luar biasa di mata Kemendagri karena beliau memiliki kemampuan kecerdasan juga tidak kalah, kemudian kegigihan beliau yang sangat luar biasa profesional, jaringan yang sangat luas, mampu menembus barier yang ada dalam sistem administrasi pemerintahan kita sekaligus juga mampu menjembatani kebijakan-kebijakan dari pemerintah pusat untuk bisa diaplikasikan atau disesuaikan kepada anggota Apeksi,” jelasnya.

Baca juga  Covid-19 Jabar: Zona Merah di Bodebek Tinggal 1, Depok

Dalam kesempatan itu Mendagri Tito mengingatkan pentingnya keselarasan dalam sistem desentralisasi.

“Peran kota menjadi sangat penting, karena kota di Indonesia berjumlah 98 merupakan pusat dari kegiatan politik, paling tidak sebagian merupakan ibu kota dari provinsi, kemudian menjadi pusat ekonomi, sentra-sentra ekonomi dan menjadi pusat kegiatan sosial budaya serta hal-hal lainnya dalam sistem administrasi pemerintahan nasional,” kata Tito.

“Oleh karena itu menjadi sangat-sangat penting untuk mensukseskan kebijakan-kebijakan nasional. Dalam konteks ini yang ke depan dalam jangka pendek dan menengah yang harus kita hadapi bersama adalah pandemi Covid-19 dan dampak lainnya,” imbuhnya.

Munas Apeksi tahun ini mengangkat tema ‘Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah Dalam Penanganan dan Paska-Pandemi Covid-19’, dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo dari Istana Negara Jakarta, Kamis pagi.

Baca juga  Pansus V DPRD Jabar Selesai Bahas Raperda Pasal per Pasal

Terkait kepengurusun Apeksi, Bima Arya meminta kesediaan Airin Rachmi Diany sebagai Ketua Dewan Pengawas Apeksi dan didampingi oleh Wali Kota Jambi Syarif Fasha dan Wali Kota Parepare Taufan Pawe.

Sementara di jajaran dewan pengurus diisi oleh Wali Kota Gorontalo Marten Taha sebagai Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sebagai Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kerjasama, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina sebagai Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial dan Perkotaan, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan, Wali Kota Prabumulih Ridho yahya sebagai Wakil Ketua Bidang Informasi, Advokasi dan Hukum, serta Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko sebagai Bendahara. [] Hari

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top