Nasional

Mendagri Kepada Satpol PP: Bukan Senjata Wibawa Kalian, Tapi Wibawa Adalah Senjata Kalian

Peringatan HUT Satpol PP di Bandung

BOGOR-KITA.com – Bukan senjata wibawa kalian, tapi wibawa adalah senjata kalian. Hal ini dikemukakan Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo dalam amanatnya pada acara peringatan HUT Satpol PP ke-65 dan Linmas ke-53 se-Indonesia di Lapangan Gazibu, Bandung, Selasa, (3/3/2015). 
Dalam acara itu, Mendagri Tjahyo Kumolo bertindak sebagai inspektur upacara,  sementara Kepala Satpol PP Kota Bogor, Eko Prabowo mendapat kehormatan menjadi komandan upara. (Baca: https://bogor-kita.com/index.php/menu-kota-bogor/1006-mendagri-inspektur-kasatpol-pp-kota-bogor-komandan-upacara-hut-satpol-pp-di-bandung).

HUT kali ini mengambil tema, “Dengan Semangat HUT Satpol PP ke-65 dan Linmas ke-53 Kita Tingkatkan Kemampuan Profesional Anggota Dalam Penegakan Peraturan Daerah, Pembinaan Ketertiban dan Keamanan Umum Serta Pemberian Pertolongan Kepada Masyarakat”.

Baca juga  Mendagri Harus Turun Hentikan Bertele-telenya Pengajuan Nama Calon Wakil Bupati Bogor

Di bagian lain amanatnya, Tjahyo meminta Satpol PP meningkatkan rofesionalisme dan humanisme dalam setiap pelaksanaan tugas dan senantiasa mendekatkan diri dengan masyarakat membangun jejaring dan komunikasi dengan sesama Satpol PP di seluruh Indonesia.

“Satpol PP dan Linmas adalah wajah kepala daerah. Karena itu Satpol PP dan Linmas harus bisa berkomunikasi dengan baik kepada semua pihak agar setiap keputusan yang diambil dapat terkoordinasi dengan baik,” katanya.

Tjahyo mengimbau Satpol PP tidak ragu-ragu melaksanakan tugasnya. “Tugas Satpol PP adalah tugas yang mulia, karena melaksanakan perintah undang-undang dan peraturan daerah yang diputuskan kepala daerah atau kemendagri,” katanya seraya menambahkan, karena itu, kepala daerah harus memberi dukungan kepada Satpol PP berupa sarana prasarana yang cukup.

Baca juga  Pemilik THM di Kemang Mulai Bongkar Sendiri Bangunan

Satpol PP adalah PNS dengan kemampuan dan kewenangan yang tidak dimiliki PNS lain.  Tetapi, imbuh Tjahyo, senjata bukan sumber wibawa Satpol PP, sebaliknya wibawa-lah yang menjadi senjata. “Bukan senjata wibawa kalian, tapi wibawa adalah senjata kalian,” kata mantan Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top