Kab. Bogor

Kades Putatnutug Blusukan Berikan Bantuan Sembako kepada Warga yang Sakit

Kepala Desa (Kades) Putatnutug Kecamatan Ciseeng, Mad Darmawan, melakukan blusukan mengunjungi warga nya yang sakit sekaligus memberikan bantuan sembako.

BOGOR-KITA.com, CISEENG – Sebuah aksi nyata dari seorang pemimpin desa ditunjukkan oleh Mad Darmawan, Kepala Desa (Kades) Putatnutug Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Melihat kenyataan banyak warganya yang dalam kondisi sakit, Kades ini merasa terpanggil hatinya untuk menyambangi langsung rumah – rumah warga yang sedang sakit.

“Iya, ini aksi spontanitas saja, sebagai bentuk kepedulian. Kebetulan ada rejeki, jadi bisa swadaya untuk menjenguk warga yang sakit dan memberikan bantuan alakadarnya,” ungkap Mad Darmawan, Sabtu (24/7/2021).

Ia menuturkan, saat ini banyak warganya yang terkena musibah sakit dengan gejala umum demam, batuk dan lain – lain. Melihat kondisi itu, dirinya berinisiatif untuk datang membesuk sekaligus memberikan bantuan berupa sembako.

Baca juga  Semangati Warga Saat Pandemi, Kades Putatnutug Inisiasi Usaha Kebun Herbal

“Kami berikan bantuan sembako. Baru sekitar 17 warga dan ini di satu wilayah RT. Mudah – mudahan nanti ada rejeki lagi, sehingga bisa lebih banyak warga yang dikunjungi dan bisa dibantu,” imbuhnya.

Mad Darmawan menambahkan, kesempatan bertemu warga yang sakit serta keluarganya tersebut, dimanfaatkan dirinya mengimbau agar melaksanakan protokol kesehatan, baik menggunakan masker, mencuci tangan dan mengurangi aktivitas yang tidak penting.

“Saya juga minta mereka yang sakit agar melakukan isolasi mandiri dan selalu menggunakan masker. Kami minta keluarganya untuk menjaga kesehatan,” paparnya.

Ditanya soal berapa jumlah warga nya yang terkonfirmasi positif covid 19, Mad Darmawan mengatakan bahwa sampai saat ini ada sekitar 30 orang pasien yang terdata positif covid 19 dari hasil tes swab PCR.

Baca juga  Semangati Warga Saat Pandemi, Kades Putatnutug Inisiasi Usaha Kebun Herbal

“Sebagian besar ada di komplek perumahan. Mereka aktifitas di luar Bogor. Sedangkan di area wilayah perkampungan hanya ada 3 orang pasien terkonfirmasi positif. Mereka ada yang dirawat di RS dan ada yang isoman di rumah nya masing – masing,”.[] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top