Jelang Puncak Musim Hujan, BPBD Karawang Siaga Bencana 

BOGOR-KITA.com, KARAWANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang  menyebutkan dari prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG ) yang diterima BPBD Karawang, puncak hujan akan mengguyur Karawang pada tanggal 20 Desember Hingga 30 Desember. Kemudian pada Januari curah hujan akan menurun, dan kembali meningkat pada bulan Februari dan Maret di Tahun 2020.

Untuk mengantisipasi musim hujan BPBD Karawang akan  segera menetapkan siaga bencana banjir, longsor dan puting beliung karena  bencana tersebut menjadi salah satu ancaman Karawang ketika memasuki akhir dan awal tahun.

“Seperti puting beliung, bisa terjadi karena memang ada peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Ini biasanya sering sekali menjadi ancaman di  Karawang,” kata Sekretaris BPBD Karawang, Supriatna, di Karawang, Jumat (5/12/2019).

Menurut Supriatna, akan dilakukan pemetaan baru daerah rawan bencana serta langkah penanganan seperti banjir, longsor, gempa, dan angin ribut. Berdasarkan pemetaan itu BPBD akan memberikan imbauan kepada  seluruh camat dan desa untuk membentuk piket kesiapsiagaan bencana.

“Jika semua pemetaan daerah rawan bencana sudah diperbarui, anggaran disiapkan termasuk penanganannya, jadi kita sudah siap,”imbuhnya.

Baca juga  Musim Hujan, Ini Titik Rawan Longsor di Kota Bogor

Supriatna sendiri memprediksi banjir yang akan terjadi di Karawang akan terjadi karena hujan deras yang mengguyur Karawang, bukan karena  banjir kiriman atau karena hujan deras dari wilayah hulu sungai.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” tandasnya.[] Nandang

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *